(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Wajibkan Mahasiswa Belajar Mandiri di Perpustakaan 8 Jam Seminggu

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi memberlakukan kebijakan baru untuk memperkuat budaya literasi akademik di lingkungan kampus. Melalui Surat Edaran Rektor Nomor 09/SE/2026, seluruh mahasiswa aktif kini diwajibkan untuk melaksanakan aktivitas belajar mandiri di perpustakaan dengan target kumulatif minimal delapan jam per minggu.

Kebijakan yang ditandatangani oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., pada 12 Januari 2026 ini, dirancang untuk mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai pusat riset dan sumber belajar utama, baik melalui koleksi cetak maupun platform digital yang telah disediakan universitas.

Mekanisme Pencatatan Berbasis E-Visitor

Guna memastikan pelaksanaan kebijakan ini berjalan transparan dan terukur, Undana menerapkan sistem pencatatan kunjungan digital melalui layanan E-Visitor. Mahasiswa diwajibkan melakukan pemindaian kartu anggota perpustakaan setiap kali melakukan aktivitas literasi di perpustakaan pusat maupun fakultas.

Data durasi kunjungan tersebut akan diakumulasi setiap semester dengan target mencapai sekitar 300 jam aktivitas literasi. “Data ini akan diintegrasikan langsung ke dalam profil akademik mahasiswa sebagai bagian dari pemetaan tingkat pemanfaatan layanan dan evaluasi mutu pembelajaran,” isi edaran tersebut.

Integrasi Kurikulum dan Peran Dosen

Kebijakan ini juga menuntut perubahan dalam metode pengajaran. Dosen pengampu mata kuliah kini diminta untuk mengintegrasikan pemanfaatan sumber daya perpustakaan secara langsung ke dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Penugasan mata kuliah diharapkan selaras dengan capaian pembelajaran yang mengharuskan mahasiswa melakukan penelusuran referensi dan riset pustaka secara mandiri.

Untuk mendukung akuntabilitas, mahasiswa dan dosen dapat memantau durasi kunjungan serta aktivitas literasi secara real-time melalui laman resmi https://perpustakaan.undana.ac.id. Transformasi ini merupakan bagian dari upaya besar Undana untuk mencetak lulusan yang memiliki pola pikir ilmiah yang kuat.

Dengan kewajiban belajar mandiri ini, perpustakaan diharapkan tidak lagi sekadar menjadi gudang buku, melainkan ruang dinamis tempat lahirnya gagasan-gagasan akademik yang mampu menjawab tantangan global di masa depan. (Audc)

Comments are closed.
Archives