(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana dan Poltekkes Bakti Sumba Jajaki Kolaborasi Strategis Demi Peningkatan Kualitas Pendidikan Farmasi di NTT

KUPANG, NTT – Universitas Nusa Cendana (Undana) menerima kunjungan penting dari Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Bakti Sumba pada Selasa, 15 Juli 2025. Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki studi banding dan memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan Jurusan Farmasi. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memajukan pendidikan kesehatan di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rombongan Poltekkes Bakti Sumba dipimpin langsung oleh Direktur Ardiansyah, S.KM., M.Gizi, didampingi Wakil Direktur I Bidang Akademik, Sofiah Yunita Radjah, M.Farm., Apt., serta apt. Samuel David I. Makoil, M.Farm., C. Herbs, seorang dosen dari Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Sub Koordinator Humas Undana, Ollien Manggol, S.KM., MPA., bersama Koordinator Prodi Farmasi Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH), Dr. Magdarita Riwu, S.Farm.,M.Farm.,Apt di gedung rektorat Undana.

Kunjungan ini berfokus pada upaya pertukaran pengalaman dan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di bidang Farmasi. Poltekkes Bakti Sumba, yang memiliki Program Studi D3 Farmasi, D4 Gizi Klinis, dan D4 Manajemen Informasi Kesehatan, secara spesifik ingin mempelajari lebih dalam pengelolaan Jurusan Farmasi di Undana, termasuk fasilitas laboratorium dan sistem pembelajarannya.

Peristiwa penjajakan kerjasama ini menandai dimulainya potensi kolaborasi yang lebih erat antara kedua institusi pendidikan tinggi dalam upaya bersama memajukan sektor kesehatan melalui pendidikan berkualitas. Selain itu, kunjungan juga mencakup peninjauan langsung fasilitas Laboratorium Farmasi Undana, memberikan gambaran nyata bagi perwakilan Poltekkes Bakti Sumba.

Direktur Poltekkes Bakti Sumba mengungkapkan niat mereka untuk belajar dari pengalaman Undana sebagai referensi dan evaluasi diri demi pembaruan di kampus mereka. “Kami juga punya Jurusan Farmasi. Semoga kami bisa diberi kesempatan melihat-lihat laboratoriumnya sebagai masukan atau evaluasi diri kami, sehingga kami bisa terus membuat pembaruan,” ujarnya. Hal ini mengindikasikan keinginan kuat untuk meningkatkan standar dan kurikulum pendidikan farmasi.

Kegiatan kunjungan melibatkan sesi diskusi intensif dengan pengelola Jurusan Farmasi Undana, peninjauan langsung fasilitas laboratorium, dan perkenalan program unggulan yang dimiliki Undana. Pihak Undana sendiri menegaskan keterbukaannya untuk berbagai bentuk kerja sama. “Kami terbuka untuk semua bentuk kerja sama dengan semua jenis mitra,” tutur Sub Koordinator Humas, mewakili Wakil Rektor IV Undana dan Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Undana yang sedang bertugas ke luar daerah.

Poltekkes Bakti Sumba juga menyampaikan harapan besar untuk membangun kerja sama dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama yang melibatkan dosen-dosen dari Prodi Farmasi. Mereka berharap dapat mengirimkan surat untuk berbagai kegiatan mendatang, seperti kuliah umum atau pelatihan. Undana menyambut baik usulan ini, namun menekankan pentingnya aspek legalitas, mulai dari Memorandum of Understanding (MoU) hingga Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA), mencakup kerja sama akademik maupun non-akademik.

Kerja sama yang potensial ini tidak hanya terbatas pada Tri Dharma, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas dosen melalui sertifikasi dan pelatihan. Hal ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk membangun sinergi yang komprehensif dan berkelanjutan, demi pengembangan institusi dan sumber daya manusia.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi konkret antara Undana dan Poltekkes Bakti Sumba. Sinergi antarperguruan tinggi di NTT ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur.(Iyl)

Comments are closed.
Archives