(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Mahasiswa Undana Raih Juara II Lomba Konten Kesehatan Reproduksi se-NTT

KUPANG – Lima mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Nusa Cendana (Undana) berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara II dalam ajang Lomba Konten Kreatif AKUKAMU (Aksi Kesehatan Reproduksi Kawula Muda) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama almamater, tetapi juga menegaskan peran aktif generasi muda Undana dalam menyuarakan isu-isu kesehatan reproduksi yang krusial.

Tim Undana yang seluruh anggotanya berasal dari kelas 2B Psikologi ini terdiri dari Novitha Lahal, Jimmy Corbafo, Berliany Manoe, Patricia Kondayela, dan Shalsa Nomleni. Mereka berhasil menyabet juara dalam kompetisi yang berfokus pada edukasi kesehatan reproduksi melalui media digital, menampilkan kreativitas dan pemahaman mendalam tentang isu-isu strategis di masyarakat.

Lomba Konten Kreatif AKUKAMU sendiri merupakan hasil kolaborasi strategis antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTT dengan platform edukatif digital rumpi_es. Kompetisi ini bertujuan untuk mendorong generasi muda agar secara aktif dan inovatif menyuarakan isu-isu kesehatan reproduksi yang sering kali dianggap tabu, namun sangat penting untuk masa depan bangsa.

Video kreatif yang mereka hasilkan berjudul “Bukan Sekadar Cinta: Siap Sehat Sebelum Jadi Sah!”, sebuah konten yang secara lugas dan informatif membahas pentingnya persiapan pernikahan, tidak hanya dari segi finansial, tetapi juga fisik dan psikologis. Video ini diunggah ke akun Instagram, TikTok, dan YouTube milik Patricia Kondayela (@cicipatricia) pada 30 April 2025, dan segera menarik perhatian publik serta dewan juri.

Ide awal pembuatan video ini, dijelaskan Novitha Lahal, berangkat dari keprihatinan mendalam tim terhadap rendahnya pemahaman generasi muda tentang kesiapan menikah secara menyeluruh. “Kami sadar, masih banyak pasangan muda yang hanya fokus pada pesta dan mas kawin, tanpa memahami pentingnya kesiapan mental dan kesehatan reproduksi,” ujar Novitha kepada Humas Undana pada Selasa, 15 Juli 2025.

Meskipun panitia memberikan waktu hingga sebulan untuk proses produksi, tim Undana menyelesaikan konten mereka dalam waktu yang sangat singkat, yakni dua hingga tiga hari. Proses cepat ini meliputi penyusunan naskah, pengambilan video, hingga tahap editing dan pengunggahan, yang dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Solidaritas dan kerja sama tim menjadi kunci utama keberhasilan mereka menyelesaikan proyek ini sebelum tenggat waktu.

Dalam video berdurasi pendek tersebut, kelima mahasiswa ini tidak hanya berperan sebagai aktor, tetapi juga terlibat langsung dalam penulisan naskah dan proses editing. Salah satu anggota tim bertindak sebagai editor utama, sementara anggota lainnya memerankan pasangan muda serta teman sebaya yang memberikan edukasi, memastikan pesan disampaikan secara relevan dan mudah diterima oleh target audiens.

Pengumuman pemenang lomba dilakukan pada 10 Juli 2025. Meski awalnya tim tidak menargetkan kemenangan, mereka mengaku sangat bersyukur atas apresiasi yang diterima. Dukungan penuh dari dosen dan pengurus Himpunan Mahasiswa Psikologi (HMP) Undana menjadi dorongan tambahan, terutama ketika prestasi mereka turut dipublikasikan melalui kanal resmi HMP.

“Apresiasi tidak harus berupa uang. Ucapan selamat dari dosen, teman-teman, dan publikasi oleh HMP sudah sangat membanggakan bagi kami,” ujar Berliany dan Patricia, menunjukkan bahwa pengakuan dan dukungan moral jauh lebih berarti. Kemenangan ini juga diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lain untuk berani berinovasi dan aktif dalam kegiatan kreatif serta edukatif, baik di dalam maupun di luar kampus.

Tim mahasiswa Psikologi Undana berharap prestasi ini menegaskan bahwa mahasiswa Nusa Cendana mampu mengambil bagian dalam isu-isu strategis, salah satunya kesehatan reproduksi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mereka berencana untuk terus mengikuti berbagai kompetisi serupa, baik di tingkat lokal maupun nasional, dengan keyakinan bahwa partisipasi bukan sekadar soal menang, tetapi tentang bagaimana menyuarakan isu penting melalui karya yang berdampak nyata.(Ref)

Comments are closed.
Archives