(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Alokasikan Rp1 Miliar untuk Riset Pembangunan Kota Kupang

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk memastikan hasil penelitian akademis menjadi solusi nyata bagi permasalahan warga. Komitmen ini ditandai dengan kesiapan Undana mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk skema riset dan pengabdian masyarakat yang terukur.

Kepastian kolaborasi tersebut disampaikan secara resmi dalam audiensi strategis antara Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Semuel Bale, S.T., M.Eng., bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, di Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (19/2).

Fokus pada Isu Strategis PerkotaanFokus pada Isu Strategis Perkotaan

Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mengambil peran proaktif dalam memotret kendala pembangunan di lapangan. Menurutnya, akademisi tidak boleh hanya menunggu, tetapi harus aktif mengidentifikasi isu strategis yang ada di Kota Kupang.

“Prinsipnya, kampus harus ‘mencari masalah’ dalam arti positif. Isu-isu pembangunan itulah yang kemudian kita kolaborasikan melalui penelitian dan pengabdian masyarakat agar dampaknya benar-benar dirasakan warga,” ujar Prof. Jefri.

Mendukung Tiga Program Prioritas Pemkot

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menyambut hangat inisiatif tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Kupang tengah memprioritaskan tiga sektor utama: pengembangan ekonomi melalui UMKM, akselerasi reformasi birokrasi, dan penanganan isu lingkungan perkotaan.

“Kami sangat membutuhkan keterlibatan pakar dan mahasiswa agar program pembangunan lebih terarah. Pemkot sangat terbuka bagi tim riset Undana untuk mengeksplorasi topik-topik relevan lainnya demi kemajuan Kota Kasih,” tutur Serena.

Sebagai langkah konkret, Undana menawarkan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Kupang melalui jalur pendidikan magister (S2).

Di sektor ekonomi, Undana melalui Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) berkomitmen menerjunkan mahasiswa magang untuk mendampingi digitalisasi bisnis pelaku UMKM lokal.

Riset yang Terukur dan Akuntabel

Terkait alokasi dana Rp1 miliar, Prof. Jefri menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam penelitian. Ia menginginkan agar proses riset tidak hanya berakhir sebagai laporan administratif atau publikasi semata, tetapi memiliki indikator keberhasilan yang jelas sejak tahap perencanaan hingga implementasi di masyarakat.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk segera mematangkan detail teknis kerja sama. Sinergi ini diharapkan mampu mengubah hasil riset akademis menjadi kebijakan publik yang efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kota Kupang. (Audc)

Comments are closed.
Arsip