(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Inovasi Mahasiswa Undana: Putak Lontar Jadi Kue Diet, Raih Pendanaan Nasional!

KUPANG – Jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) terus bersemi dan membuahkan hasil nyata. Tahun ini, dua kelompok mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undana dan satu kelompok mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berhasil menembus seleksi ketat Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025. Pencapaian gemilang ini bukan sekadar bukti komitmen Undana dalam mendukung lahirnya ide-ide bisnis inovatif, melainkan juga menegaskan keseriusan kampus dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan siap bersaing di kancah dunia usaha.

P2MW sendiri adalah program pengembangan usaha mahasiswa yang telah memiliki rintisan bisnis, melalui kucuran bantuan dana pengembangan serta pembinaan intensif. Selain pendanaan, para mahasiswa peserta P2MW juga akan mendapatkan pendampingan berkelanjutan dan pelatihan (coaching) usaha dari para mentor berpengalaman. Tak hanya itu, program ini juga membuka gerbang akses jaringan dan kemitraan strategis dengan berbagai pihak, mulai dari industri, investor, hingga inkubator bisnis terkemuka.

Salah satu kelompok mahasiswa FEB Undana yang berhasil lolos seleksi diwawancarai oleh Tim Humas Undana pada Rabu, 16 Juli 2025. Kelompok mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan ini membawa ide-ide bisnis menarik yang secara cerdas mengangkat kekayaan lokal Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu di antaranya adalah “Cookies Rasa Nusa,”. Tim inovatif ini beranggotakan lima mahasiswa: Rhanny Stevanie Koamesah, Tessa Iemanuella Loainak, Maria Tresia Bano Klau, Ferenita Ekawati Tassi, dan Asshabul Kahfi Sinagula. Mereka berfokus pada pengembangan produk olahan pangan inovatif berupa soft cookies dengan memanfaatkan putak sebagai bahan dasar utamanya.

Putak: Harta Tersembunyi dari Pohon Lontar NTT

Apa itu putak? Putak adalah pati yang diekstrak dari pohon lontar (Borassus flabellifer), sebuah tanaman yang melimpah ruah dan mudah ditemukan di berbagai penjuru NTT. Meskipun ketersediaannya melimpah, pemanfaatan putak hingga saat ini masih sangat terbatas dan belum optimal. Padahal, bagi masyarakat suku Dawan di Timor, putak telah lama dikenal sebagai sumber karbohidrat kompleks yang kaya akan berbagai manfaat kesehatan. Kandungan nutrisinya meliputi protein dalam jumlah sedang, serat pangan, mineral esensial seperti kalsium, fosfor, dan zat besi, serta asam laktat dan probiotik alami. Tak hanya itu, putak juga rendah lemak dan kaya akan vitamin B kompleks yang terbentuk dari proses fermentasi alami.

Rhanny Stevanie Koamesah, salah satu penggagas “Cookies Rasa Nusa,” menjelaskan inspirasi di balik pemilihan bahan dasar ini. “Putak sudah dikenal sebagai sumber makanan bagi masyarakat NTT di zaman dulu yang memiliki beragam kandungan yang bermanfaat bagi manusia. Jadi, daripada terbuang sia-sia, lebih baik dimanfaatkan menjadi suatu produk yang dapat meningkatkan nilai ekonomis putak itu sendiri,” ujar Rhanny. Ia juga menyoroti keunggulan lain dari cookies berbahan dasar putak, yaitu teksturnya yang unik dan berbeda dari kue-kue yang umumnya terbuat dari tepung.

“Sangat cocok untuk orang-orang yang sedang menjalankan program diet dan menjaga kesehatan karena kandungan yang terkandung di dalamnya,” tambah Rhanny, menekankan potensi cookies putak sebagai pilihan camilan sehat dan fungsional. Ini adalah bukti nyata bagaimana bahan makanan yang sempat dianggap “kuno” atau tradisional, kini di tangan kreatif anak muda, bisa disulap menjadi produk modern yang relevan dengan gaya hidup sehat masa kini.

Di tangan inovatif mahasiswa FEB Undana, putak yang selama ini sering terabaikan, kini bertransformasi menjadi produk bernilai jual tinggi yang mampu bersaing di pasaran. Sejauh ini, tim “Cookies Rasa Nusa” telah berhasil mengembangkan tiga varian rasa yang menggugah selera: classic, red velvet, dan matcha. Inovasi ini secara jelas menunjukkan bahwa kekayaan lokal NTT memiliki potensi luar biasa untuk diolah dan dikembangkan menjadi produk-produk kompetitif yang diminati pasar.

Bagi masyarakat yang penasaran dan ingin mencicipi atau mengetahui lebih lanjut tentang produk inovatif mahasiswa Undana, “Cookies Rasa Nusa” dapat ditemukan dan dihubungi melalui akun Instagram resmi mereka di @cookiesrasanusa. Keberhasilan tim ini menjadi inspirasi berharga bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi, mengangkat potensi lokal, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi regional maupun nasional.

Cookies Rasa Nusa,” telah memulai perjalanan inovasi ini sejak proses seleksi awal P2MW 2025, dengan bimbingan dan dukungan penuh dari Undana, mereka berharap dapat terus mengembangkan ide bisnis mereka, menciptakan produk-produk baru, dan secara konsisten memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. (fnt)

Comments are closed.
Archives