(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Jadi Tuan Rumah Asesmen Sertifikasi Pustakawan

KUPANG – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Nusa Cendana (Undana) dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan asesmen uji sertifikasi profesi pustakawan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia (FPPTI) Wilayah NTT ini dibuka pada Rabu, 10 September 2025, di Undana.

Kepala UPT Perpustakaan Undana, Prof. Dr. Ir. Markus Miten Kleden, M.P., menjelaskan bahwa sertifikasi ini merupakan bentuk validasi atas profesionalisme pustakawan. “Tujuan dari sertifikasi ini adalah validasi terhadap profesionalisme dan kompetensi pustakawan dalam mengelola informasi, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.

Senada dengan Prof. Markus, Kepala Perpustakaan Nasional, Drs. Agus Sutoyo, M.Si., yang terhubung secara daring, menegaskan bahwa asesmen ini merupakan bagian dari komitmen untuk mencetak pustakawan yang kompeten. “LSP Pustakawan, sebagai mitra kami, memastikan kompetensi yang dimiliki pustakawan sesuai dengan standar nasional,” jelasnya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si., mengungkapkan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Undana sebagai tuan rumah. Ia juga menyoroti peran strategis perpustakaan dalam akreditasi perguruan tinggi dan program studi.

“Perpustakaan adalah organ vital yang selalu menjadi sorotan dalam setiap asesmen. Pengalaman kami menunjukkan bahwa peran pustakawan sangat krusial untuk menjawab tantangan masa depan,” pungkasnya.

Prof. Annytha kemudian secara resmi membuka kegiatan tersebut, menandai dimulainya rangkaian asesmen yang akan berlangsung hingga 12 September 2025. Selama kegiatan, seluruh peserta diuji langsung oleh tim asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pustakawan.

Kegiatan asesmen ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pustakawan di Undana dan NTT pada umumnya. Diharapkan, proses ini mampu mendorong peningkatan mutu layanan dan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. (Audc)

Comments are closed.
Archives