(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Awas Diskualifikasi! SNPMB Beri Peringatan Keras Terkait Portofolio dan Pemilihan Prodi SNBP 2026

JAKARTA – Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memberikan peringatan keras kepada calon mahasiswa agar lebih teliti dalam pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Dalam sosialisasi daring pada Selasa (3/2/2026), panitia menekankan bahwa kesalahan teknis pada portofolio dan kecerobohan dalam pemilihan program studi (prodi) dapat berujung pada diskualifikasi permanen.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., menegaskan bahwa kejujuran dan otentisitas dokumen adalah syarat mutlak dalam jalur prestasi tahun ini.

Peringatan: Bukan Ajang Coba-Coba

Koordinator SNBP 2026, Dr. Riza Satria Perdana, S.T., M.T., mengingatkan siswa bahwa pendaftaran SNBP memiliki konsekuensi besar. Siswa yang dinyatakan lolos SNBP wajib mengambil kesempatan tersebut. Jika tidak, siswa bersangkutan secara otomatis akan terkunci dan tidak diperbolehkan mengikuti jalur seleksi nasional lainnya, seperti UTBK-SNBT maupun jalur mandiri di PTN tertentu.

“Pendaftaran SNBP bukan ajang coba-coba. Pastikan prodi yang dipilih benar-benar sesuai minat, karena jika lolos, Anda wajib masuk,” tegas Riza.

Siswa dapat memilih maksimal dua prodi dengan ketentuan: jika memilih dua prodi, salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal. Namun, jika hanya memilih satu prodi, siswa bebas memilih PTN di provinsi mana pun di Indonesia.

Aturan Ketat Portofolio Seni dan Olahraga

Bagi peminat 11 bidang studi seni dan olahraga, kesalahan administrasi yang paling sering terjadi adalah penggunaan template dokumen yang sudah kedaluwarsa. Wakil Koordinator Bidang Portofolio, Achmad Syarief, Ph.D., mewajibkan seluruh peserta menggunakan template resmi tahun 2026.

“Peserta dilarang mengganti visualisasi template atau menggunakan format tahun sebelumnya. Video wajib dalam format MP4. Ketidaktelitian dalam mengikuti instruksi teknis ini akan berakibat pada diskualifikasi dokumen,” ujar Syarif.

Selain itu, peserta hanya diperbolehkan mengunggah maksimal tiga prestasi terbaik tingkat kabupaten/kota ke atas. Khusus untuk dokumen portofolio, peserta hanya diperkenankan melampirkan satu sertifikat terbaik yang paling relevan dengan bidang yang ditekuni.

Batas Akhir Pendaftaran

Panitia SNPMB mengimbau para guru dan kepala sekolah untuk aktif mendampingi siswa agar proses login akun hingga finalisasi berjalan lancar. Meski proses pendaftaran secara teknis hanya memakan waktu 5 hingga 10 menit, ketelitian dalam validasi data Dapodik sangat menentukan.

Pendaftaran SNBP 2026 akan ditutup pada 18 Februari 2026. Para calon peserta diharapkan segera melakukan finalisasi sebelum tenggat waktu berakhir untuk menghindari kepadatan sistem di hari terakhir. Hasil seleksi akan diumumkan secara resmi pada 31 Maret 2026 mendatang. (Audc)

Comments are closed.
Arsip