(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Kacang Bintang Jadi Solusi Ekonomi Petani, Undana Dampingi Budidaya di Baumata

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) mendampingi Kelompok Tani Fenun di Desa Baumata, Kabupaten Kupang, untuk membudidayakan kacang bintang. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi ketahanan pangan dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Kegiatan yang telah berlangsung sejak Juni 2025 ini dilakukan melalui Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Undana. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah sistem alley cropping atau tanam lorong, yang mengombinasikan kacang bintang dengan tanaman berumur pendek di sela barisannya.

Koordinator program, Prof. Dr. Ir. I G.B. Adwita Arsa, MP, menjelaskan bahwa kacang bintang sangat potensial untuk dikembangkan di lahan kering NTT. Selain cepat panen, bijinya juga kaya akan karbohidrat, protein, serta lemak sehat. “Kacang bintang bisa menjadi solusi bagi petani di NTT,” tegasnya.

Ketua Kelompok Tani Fenun, Soleman Humau, menilai program ini membawa manfaat nyata. “Kami tidak hanya belajar menanam, tetapi juga dilatih mengolah kacang bintang menjadi kukis dan camilan sehat. Dengan begitu, petani bisa memperoleh hasil ganda,” ujarnya.

Saat ini, tanaman yang dibudidayakan telah memasuki fase berbuah muda. Ciri khas polongnya yang berbentuk bintang menjadi daya tarik tersendiri. Selain dikonsumsi segar, produk olahan dari kacang bintang seperti kapri, brownies, dan cookies juga mulai diperkenalkan oleh Tim PKM Undana.

Untuk memperluas dampak, Undana menggandeng Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar sosialisasi menjangkau lebih banyak kelompok tani. Anggota tim PKM, Prof. Y.S. Mau dan Prof. I.G.M. Budiana, berharap keberhasilan di Desa Baumata dapat direplikasi di wilayah lain.

“Baumata kami dorong sebagai desa percontohan budidaya kacang bintang di Kabupaten Kupang dan NTT,” ujarnya.

Dengan keunggulannya sebagai sumber pangan bergizi dan ketahanannya pada kondisi lahan kering, kacang bintang dinilai layak menjadi tanaman unggulan baru yang dapat memperkuat ketahanan pangan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat NTT. (Moi)

Comments are closed.
Arsip