(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Jadi Tuan Rumah Peluncuran PPDS Bali-Nusra

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil peran sentral dalam transformasi layanan kesehatan Indonesia Timur dengan menjadi tuan rumah peluncuran Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Subspesialis Wilayah Bali–Nusa Tenggara. Peresmian yang berlangsung di Grha Cendana, Kamis (13/2/2026), merupakan bagian dari Program Akselerasi Mendukung Asta Cita Presiden RI untuk pemenuhan tenaga medis spesialis yang merata.

Dalam program strategis ini, Undana secara resmi membuka dua program studi krusial, yakni PPDS Obstetri dan Ginekologi serta PPDS Anestesi dan Terapi Intensif. Langkah ini ditempuh melalui kolaborasi erat dengan Universitas Udayana (Unud) dan Universitas Mataram (Unram).

Tonggak Sejarah Baru Pendidikan Kedokteran

Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menyatakan bahwa peluncuran ini adalah bukti nyata kepercayaan negara terhadap kapasitas perguruan tinggi di kawasan Bali-Nusra.

“Ini adalah tonggak sejarah baru. Undana berkomitmen membangun ekosistem kesehatan yang lengkap. Selain PPDS, kami tengah mempersiapkan pembukaan prodi Kedokteran Gigi, Keperawatan, dan Profesi Farmasi sebagai implementasi visi ‘Kampus Berdampak’ bagi masyarakat,” ujar Prof. Jefri.

Menjawab Krisis Distribusi Dokter Spesialis

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam distribusi dokter spesialis. Pembukaan PPDS di Undana merupakan respons cepat atas arahan Presiden untuk memperbaiki akses mutu layanan kesehatan.

“Hingga kini, kementerian telah membuka 160 prodi spesialis baru secara nasional. Kami menekankan pentingnya komitmen lulusan untuk kembali dan menetap mengabdi di daerah asal mereka,” tegas Prof. Togar.

Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyambut antusias inisiatif ini. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt., menyatakan kesiapannya untuk mendukung keberlanjutan program melalui skema pembiayaan dan beasiswa.

“Anak-anak yang menempuh pendidikan spesialis di sini harus tetap tinggal dan membangun NTT. Jika diperlukan, kami siap berkoordinasi dengan Kemenkes untuk penambahan beasiswa agar putra-putri daerah bisa meraih gelar spesialis tanpa kendala biaya,” ungkap Gubernur Melki.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Undana mempertegas posisinya sebagai garda terdepan penguatan sistem kesehatan regional. Kehadiran PPDS di Kupang diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan layanan medis spesialistik, memastikan masyarakat di pelosok Indonesia Timur mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus menyeberangi lautan ke pulau Jawa. (Iyl)

Comments are closed.
Archives