(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Menuju PTN-BH: Undana Perkuat Maturitas BLU dan Optimalisasi Pendapatan Non-Akademik

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus mengakselerasi transformasi kelembagaan menuju Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dengan memperkuat fondasi tata kelola Badan Layanan Umum (BLU). Fokus utama pengembangan kini diarahkan pada lima aspek strategis: keuangan, pelayanan, kapabilitas internal, tata kelola kepemimpinan, serta inovasi lingkungan.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Satker BLU oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT di Rektorat Undana, Kamis (5/2/2026).

Indikator Transformasi Kelembagaan

Dalam arahannya, Prof. Jefri menyampaikan bahwa tingkat maturitas (kematangan) BLU dalam tiga tahun terakhir merupakan rapor krusial bagi Undana sebelum melangkah ke status PTN-BH. Ia mengapresiasi pendampingan DJPb NTT sebagai mitra evaluasi eksternal yang mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan universitas.

“Setiap masukan dari kementerian, Kanwil, maupun hasil studi banding ke kampus lain kami jadikan landasan untuk memperkuat tata kelola. Kami meminta tim DJPb memberikan rekomendasi teknis yang tajam agar tim Maturitas BLU Undana dapat segera memperbaiki indikator yang masih memerlukan optimalisasi, terutama dalam pengelolaan aset,” tegas Prof. Jefri.

Peningkatan Pendapatan dan Efisiensi Anggaran

Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Drs. Paul G. Tamelan, M.Si., memaparkan profil finansial Undana yang menunjukkan tren positif. Pada tahun 2026, pendapatan Undana diproyeksikan meningkat menjadi Rp245 miliar, naik dari rata-rata tahunan sebelumnya sebesar Rp240 miliar. Sumber pendapatan ini berasal dari sektor akademik (UKT) serta non-akademik seperti pemanfaatan lahan, laboratorium, dan kerja sama institusional.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional, Undana melakukan langkah adaptif melalui revisi Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) secara berkala. “Kami memastikan operasional fakultas tetap berjalan optimal dengan sistem pembukaan anggaran bertahap yang disesuaikan dengan kebutuhan prioritas,” jelas Prof. Paul.

Fokus pada Kepuasan Layanan Mahasiswa

Dari sisi kualitas pelayanan, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Undana tahun 2024 mencatat angka 3,77. Meski tergolong baik, Rektor menekankan bahwa peningkatan layanan langsung kepada mahasiswa tetap menjadi prioritas utama guna mencapai standar PTN-BH.

Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran ID DJPb NTT, Setyo Utomo, bersama stafnya Ida Ayu Sintya Rahmawati, mencatat bahwa capaian maturitas Undana terus menunjukkan grafik peningkatan. DJPb menekankan pentingnya integrasi sistem evaluasi keuangan dan kinerja layanan secara real-time untuk memperkuat otonomi BLU yang akuntabel.

Melalui penguatan tata kelola yang transparan dan optimalisasi aset non-akademik, Undana optimis dapat mewujudkan kemandirian institusi sebagai PTN-BH yang unggul dan kompetitif di tingkat nasional. (Ref)

Comments are closed.
Archives