KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) terus memperluas jejaring kemitraan strategis dengan dunia industri guna meningkatkan daya saing lulusan di era digital. Langkah ini dipertegas melalui kunjungan audiensi manajemen Grab Bali Nusa Tenggara (Nusra) yang diterima langsung oleh Rektor Undana di Ruang Rektor pada Selasa (20/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS), Yefri Cornianto Adoe, SE.,MAP serta Sub Koordinator Humas Undana, Ollien Manggol, S.KM.,MPA.,CRA. Kehadiran para pejabat struktural ini menunjukkan komitmen serius universitas dalam merumuskan langkah teknis kolaborasi yang berkelanjutan.

Pusat Karier dan Magang Industri
Diskusi utama berfokus pada rencana pengembangan Career Center sebagai pusat integrasi informasi magang, peluang kerja, hingga sertifikasi bagi mahasiswa. Rektor mendorong agar Grab dapat mengambil peran strategis sebagai mitra industri yang aktif menyuplai informasi valid mengenai kebutuhan pasar kerja terkini.
“Kita akan menyiapkan Career Center yang komprehensif. Meskipun kemampuan akademik (hard skill) itu penting, namun soft skill sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Career Center akan menjadi jembatan bagi mahasiswa sebelum mereka lulus,” ujar Prof. Jefri Bale.
Digitalisasi Ekosistem Kampus
Selain pengembangan karier, kedua pihak sepakat untuk memperkuat program digitalisasi layanan di lingkungan kampus. Salah satu poin yang menjadi sorotan adalah optimalisasi layanan kantin digital guna mempermudah transaksi bagi seluruh sivitas akademika Undana.


Grab juga memaparkan program Grab Generasi Campus, sebuah platform edukasi non-akademik yang melibatkan tokoh inspiratif dari berbagai bidang. Program ini dinilai sangat strategis untuk memotivasi mahasiswa dan membuka wawasan mereka terhadap dinamika industri kreatif dan kewirausahaan.
Inovasi Literasi dengan Pendekatan Reward
Menariknya, audiensi ini juga membahas penguatan budaya literasi. Menanggapi kebijakan Rektor terkait peningkatan minat baca mahasiswa, Head of Operations Grab Bali Nusra, Lucky Alvindra Putra, menawarkan skema motivasi yang unik.

“Jika Bapak Rektor memberikan regulasi sebagai pendorong, Grab siap memberikan ‘hadiah’ (reward). Misalnya, mahasiswa yang memenuhi target baca tertentu di perpustakaan bisa mendapatkan voucer atau kemudahan layanan Grab, sehingga aktivitas literasi menjadi lebih menarik,” ungkap Lucky.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan untuk segera merumuskan langkah teknis implementasi di bawah koordinasi BPKS Undana. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memodernisasi infrastruktur kampus, tetapi juga mencetak lulusan Undana yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing secara global. (Audc)
