KUPANG – Sinergi antara dunia pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi kembali membuahkan hasil nyata dalam pengembangan sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur. Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi menyerahkan kembali dua siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) asal SMK Negeri 6 Kupang pada Jumat, 9 Januari 2026, setelah berhasil menuntaskan masa magang selama enam bulan dengan prestasi inovatif.
Kedua siswa jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), Harun John Harvezt Mnune dan Yohanes Donisius Kehi Klau, tidak hanya menyelesaikan tugas administratif, tetapi juga berhasil membangun sistem aplikasi berbasis web untuk pengelolaan surat masuk dan keluar di Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) Undana. Inovasi ini menjadi bukti efektivitas program link and match antara kurikulum sekolah dan kebutuhan dunia kerja.


Kepala BPKS Undana, Yefry C. Adoe, SE., M.AP., menyampaikan apresiasinya atas dedikasi para siswa. Ia menegaskan bahwa Undana berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam pengembangan talenta muda. “Kami sangat terbuka untuk melanjutkan kolaborasi ini dan siap menerima kembali siswa magang di tahun 2026 sebagai bentuk dukungan Undana terhadap pendidikan vokasi,” ujarnya.
Evaluasi positif juga datang dari Subkoordinator Humas Undana, Ollien Manggol, S.K.M., MPA.,CRA selaku instruktur magang bagi peserta magang, yang sehari-harinya membantu Sub Unit Humas. Selain kemahiran dalam rekayasa perangkat lunak, kedua siswa tersebut dinilai memiliki daya adaptasi yang luar biasa. Selama magang bersama Tim Humas Undana, mereka mampu menguasai kompetensi tambahan di bidang multimedia, seperti fotografi, videografi, hingga penyuntingan foto profesional.
“Kemampuan mereka berkembang secara progresif. Meskipun multimedia bukan fokus utama jurusan mereka di sekolah, mereka mampu mengeksekusi tugas-tugas kehumasan dengan sangat baik. Ini adalah bekal berharga yang membuat mereka lebih kompetitif di dunia kerja nantinya,” ungkap Ollien.



Guru Pembimbing SMKN 6 Kupang, Reno A. Kore, S.Kom., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Undana yang telah memberikan ruang belajar nyata bagi anak didiknya. Menurutnya, pengalaman di Undana memberikan perspektif baru bagi siswa mengenai etos kerja dan profesionalisme.

Bagi John dan Doni, enam bulan di Undana adalah perjalanan transformatif. Mereka mengaku bahwa lingkungan kerja yang kondusif di BPKS Undana sangat membantu mereka dalam mengeksplorasi potensi diri. Penutupan program magang ini diharapkan menjadi pemantik bagi penguatan kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan demi mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri digital. (Audc)
