(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Akselerasi Asta Cita: Undana Jadi Tuan Rumah Peluncuran Prodi Dokter Spesialis dan Subspesialis Bali-Nusra

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) terpilih menjadi tuan rumah peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Subspesialis untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Bali–Nusra). Agenda strategis yang merupakan implementasi visi Asta Cita Presiden RI ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/2/2026), bertempat di Auditorium Grha Cendana, Kupang.

Penunjukan Undana oleh Kementerian Kesehatan bertujuan untuk mendorong percepatan pemerataan tenaga kesehatan spesialis di wilayah Indonesia Timur, khususnya di Provinsi NTT yang masih mengalami kekurangan tenaga medis ahli secara signifikan.

Posisi Strategis Undana di Wilayah Bali-Nusra

Ketua Panitia Peluncuran, Dr. Muhajirin Dean, Apt., M.Sc., dalam rapat panitia pelaksana yang berlangsung di Aula Dekanat Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) pada Senin (09/2/2026), menjelaskan bahwa pemilihan Undana sebagai pusat peluncuran didasarkan pada kebutuhan mendesak akan dokter spesialis di NTT. Dibandingkan dengan mitra di wilayah Bali-Nusra seperti Universitas Udayana (UNUD) dan Universitas Mataram (UNRAM) yang sudah memiliki program spesialis lebih awal, Undana kini menjadi titik fokus baru pengembangan SDM kesehatan.

“Peluncuran ini melibatkan sinergi tiga universitas besar: Undana, UNRAM, dan UNUD. Masing-masing akan mengelola program spesialis (SP1) maupun subspesialis (SP2) secara mandiri dengan dukungan rumah sakit pengampu yang telah ditunjuk,” jelas Dr. Muhajirin usai rapat persiapan di Gedung Dekanat FKKH, Senin (9/2/2026).

Fokus Tahap Awal: Spesialis (SP1)

Untuk tahap awal, Undana akan meluncurkan Program Spesialis (SP1). Secara paralel, universitas tengah menyiapkan fondasi untuk pembukaan program Subspesialis (SP2) di masa depan, seiring dengan peningkatan kualifikasi dosen dan infrastruktur medis.

Pihak universitas menekankan pentingnya edukasi publik mengenai perbedaan jenjang ini. Program subspesialis (SP2) secara akademik setara dengan jenjang Doktoral (S3) dan merupakan jalur bagi dokter spesialis untuk mencapai gelar profesor melalui keahlian yang lebih spesifik.

Kehadiran Tokoh Penting dan Penerimaan Mahasiswa

Acara peluncuran ini direncanakan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, seluruh Bupati se-NTT, jajaran Forkopimda, serta pimpinan rumah sakit pengampu dari berbagai daerah. Kehadiran para pimpinan daerah diharapkan dapat memperkuat komitmen pemberian beasiswa bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan spesialis di Undana.

Terkait proses seleksi, beberapa program studi spesialis di Undana dinyatakan telah siap menerima mahasiswa baru pada tahun ini melalui jalur mandiri, sementara jalur nasional akan segera menyusul sesuai dengan regulasi kementerian.

Dengan peluncuran PPDS ini, Undana menegaskan perannya sebagai pilar utama transformasi kesehatan di Nusa Tenggara Timur, sekaligus memastikan kehadiran negara dalam menyediakan layanan kesehatan spesialis yang lebih dekat dan terjangkau bagi masyarakat. (Ref)

Comments are closed.
Arsip