(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

MAPALA Undana Gembleng Calon Anggota: Diklatsar Ruangan Bekali Mahasiswa Hadapi Alam Bebas

KUPANG – Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Nusa Cendana (Mapala Undana) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi penerus yang tangguh dan berwawasan lingkungan. Melalui gelaran Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Ruangan, Mapala Undana membekali calon anggotanya dengan fondasi pengetahuan dan mental yang esensial sebelum mereka benar-benar terjun ke medan petualangan alam bebas.

Diklatsar Ruangan ini merupakan tahapan krusial yang bertujuan membekali calon anggota Mapala dengan pengetahuan dasar mengenai keorganisasian, teknik-teknik dasar kegiatan alam bebas, serta nilai-nilai konservasi dan tanggung jawab lingkungan. Seluruh materi ini dirancang sebagai prasyarat wajib sebelum peserta melanjutkan ke Diklatsar Lapangan yang lebih menantang.

Kegiatan intensif ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, terhitung mulai Rabu hingga Jumat, 25-27 Juni 2025, dengan jadwal padat dari pukul 08.00 hingga 16.00 WITA. Jadwal yang ketat ini menunjukkan keseriusan panitia dalam menyampaikan materi yang komprehensif kepada para calon anggota.

Pusat kegiatan Diklatsar Ruangan ini berlokasi di Aula Rektorat Universitas Nusa Cendana, Ruangan Teater. Target peserta Diklatsar Ruangan adalah mahasiswa Undana yang telah melewati serangkaian seleksi ketat. Mereka adalah individu-individu terpilih yang telah lolos seleksi administrasi dan wawancara, menunjukkan dedikasi awal mereka untuk menjadi bagian dari keluarga besar Mapala Undana..

Materi Komprehensif dan Harapan Output Peserta

Beragam materi penting disampaikan selama Diklatsar Ruangan, mencakup sejarah dan dasar-dasar Mapala, teknik Pencarian dan Penyelamatan (SAR), Rock Climbing, Ilmu Medan Peta Kompas (IMPK), Sosial Pedesaan, Diving dan Snorkeling, Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi, Konservasi Lingkungan Hidup, Survival, Manajemen Perjalanan, hingga Pertolongan Pertama Gawat Darurat (P3GD).

Pemateri yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari berbagai latar belakang pengalaman. Mereka adalah gabungan antara Senior Mapala Undana, Demisioner Mapala Undana, Pembina Mapala Undana, Ketua Umum, serta Sekretaris Umum. Keberagaman pemateri ini memastikan transfer ilmu yang kaya dan relevan.

Diklatsar Ruangan ini dianggap sebagai tahapan yang sangat penting sebelum peserta terjun ke alam bebas. Alasannya jelas: kegiatan ini merupakan fondasi utama untuk memahami teori-teori dasar yang sangat krusial dalam kegiatan di lapangan. Tanpa pengetahuan ini, peserta rentan mengalami kesalahan dan risiko besar saat berada di alam bebas.

Materi-materi yang dipilih untuk disampaikan kepada calon anggota telah dirancang sedemikian rupa untuk membentuk karakter tangguh, mandiri, dan bertanggung jawab. Lebih dari itu, seluruh materi ini bertujuan mendukung kesiapan peserta secara teknis, mental, dan moral dalam menghadapi tantangan di alam terbuka.

Setelah mengikuti Diklatsar Ruangan, peserta diharapkan mampu memahami nilai-nilai dasar keanggotaan Mapala, menguasai teori dasar survival dan teknik kegiatan alam, serta siap secara mental dan intelektual untuk mengikuti Diklatsar Lapangan. Pada akhirnya, program ini juga bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, dan solidaritas di antara calon anggota.

Proses pendaftaran peserta dilakukan melalui pengisian formulir baik secara online maupun offline, diikuti dengan seleksi administrasi dan wawancara. Calon peserta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi untuk bisa lolos sebagai peserta resmi Diklatsar Ruangan.

Metode penyampaian materi selama Diklatsar Ruangan bervariasi, meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi, sesi tanya jawab, hingga pemutaran video edukatif. Pendekatan multi-metode ini bertujuan agar materi dapat diserap secara efektif oleh seluruh peserta.

Evaluasi pemahaman peserta dilakukan melalui tes tertulis, kuis materi, pengamatan keaktifan dan partisipasi, serta umpan balik dari pemateri. Evaluasi pasca-kegiatan dilakukan pada hari terakhir kegiatan saat sesi penutupan, diikuti dengan evaluasi internal oleh panitia maksimal seminggu setelah kegiatan selesai.(Ing)

Comments are closed.
Arsip