(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Kobarkan Jiwa Patriotisme, Ratusan Mahasiswa Ikuti Diklat Dasar Militer Menwa di Undana

KUPANG – Semangat bela negara membara di Gedung Grha Cendana Universitas Nusa Cendana (Undana) pada Senin (14/07/2025). Ratusan mahasiswa dari Undana dan Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang secara resmi memulai Pendidikan dan Latihan Dasar Militer Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahadana NTT dalam sebuah upacara gabungan yang penuh khidmat. Kegiatan ini menandai dimulainya pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kedisiplinan militer bagi generasi muda Nusa Tenggara Timur.

Pelatihan dasar ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025, bertempat di lingkungan Undana dan Politani Kupang. Total 35 peserta didik baru, terdiri dari 15 siswa Menwa Undana dan 20 siswa Menwa Politani Kupang, akan digembleng dalam berbagai materi kemiliteran. Proses pelatihan ini didukung oleh 44 personel komando penyelenggara dari Undana dan 20 personel dari Politani Kupang, serta 27 pemateri ahli yang siap membekali para calon menwa.

Resimen Mahasiswa (Menwa) sendiri merupakan unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang berfokus pada pelatihan dasar kemiliteran, kedisiplinan, dan kepemimpinan. Berada di bawah pembinaan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Menwa memiliki peran strategis sebagai komponen cadangan pertahanan negara, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.

Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan makna mendalam dari slogan Menwa, “Widya Castrena Dharma Siddha”. “Ini bukan sekadar kalimat, melainkan sebuah komitmen penyempurnaan ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan,” ujar dr. Christian Widodo di hadapan para peserta. Ia menambahkan, “Inilah yang membedakan kalian dari mahasiswa biasa. Kalian tidak hanya belajar di ruang kuliah, tetapi juga di medan latihan. Tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga memupuk jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan nasionalisme sejati.”

Menurut Walikota Widodo, menjadi anggota Menwa adalah panggilan untuk melayani dan siap hadir di garis depan saat dibutuhkan, dengan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Ia menekankan pentingnya bagi para peserta didik baru ini untuk mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta menjadi pribadi yang tangguh, baik secara fisik maupun moral, dalam menghadapi berbagai tantangan. “Pakaian yang kalian kenakan bukan untuk gagah-gagahan, melainkan pengingat agar kalian dapat membelah lautan masalah yang ada di sekitar kita, baik di Kota Kupang, di NTT, bahkan di Indonesia,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Walikota Kupang berpesan agar seluruh anggota Menwa menjaga konsistensi dan kesungguhan dalam mengikuti setiap rangkaian pendidikan dan latihan dasar ini hingga tuntas. “Jika kalian sudah berkomitmen berada di dalamnya, kalian harus konsisten hingga akhir. Jadikan juga setiap keringat dan latihan sebagai bagian dari pembentukan diri yang lebih unggul dan mandiri menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, menyoroti peran vital Menwa dalam kehidupan kampus. Menurutnya, Menwa tidak hanya berkontribusi dalam bidang keamanan, tetapi juga aktif dalam upaya kebersihan dan penghijauan lingkungan kampus, mendukung program pemerintah kota Kupang. “Menwa adalah salah satu aktor penting dalam kehidupan kampus, terutama di Undana,” tutur Prof. Maxs.

Visi “mahasiswa berdampak” yang diusung oleh Menteri Pendidikan Tinggi saat ini menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya harus cerdas dalam ilmu pengetahuan dan terampil, tetapi juga memiliki karakter dan integritas diri yang baik. UKM Menwa menjadi salah satu wadah strategis bagi mahasiswa untuk melatih diri menjadi pribadi yang paripurna, siap menghadapi tantangan global.

“Teruslah menjadi agen perubahan, menjadi contoh dan teladan bagi teman-teman mahasiswa lainnya,” pesan Rektor Undana kepada para peserta Diklat. Ia melanjutkan, “Kalian tidak hanya sekadar berpengetahuan dan berketerampilan, tetapi juga menjadi contoh dalam kepemimpinan, serta keteladanan dalam menjadi warga negara yang baik.”

Dengan pembukaan Diklat Dasar Militer Menwa ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme, disiplin, dan integritas tinggi, siap berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa dan negara. (fnt)

Comments are closed.
Arsip