KUPANG – Exotic Tenun Fest 2025 resmi dibuka di Lippo Plaza Kupang pada Rabu, 10 September 2025. Festival yang berlangsung hingga 13 September ini menjadi ajang promosi budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif daerah.
Dengan mengusung tema “Dari Flobamorata untuk Nusantara,” festival ini menghadirkan beragam pelaku UMKM. Produk yang dipamerkan meliputi tenun, kopi, wastra, fesyen ready to wear, hingga kuliner khas Nusa Tenggara Timur (NTT).

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., Apt., menegaskan pentingnya ekonomi kreatif sebagai kekuatan baru daerah. “Bagi kami, ekonomi kreatif tidak hanya menjadi sumber penggerak perekonomian, tapi juga saluran untuk memperkuat identitas lokal agar dikenal luas di tingkat nasional bahkan dunia,” ujarnya.



Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT dan Bank Indonesia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi pameran, pendampingan UMKM, serta promosi produk lokal agar mampu bersaing di pasar global.

Di tempat terpisah, Gaby, pemilik booth Gaby’s Collection, mengapresiasi festival ini karena membantunya memperluas pasar. “Kami bisa memperkenalkan produk tenun ke lebih banyak orang. Festival ini menjadi ruang yang baik untuk menjangkau pembeli dari luar daerah,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Biro Umum dan Keungan, Dra. Karolina K. Sangkala, M.Si, yang hadir mewakili Rektor Universitas Nusa Cendana. Ia menilai festival ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan ekonomi lokal. “Sangat luar biasa, kreativitas tenun NTT kini semakin beragam, tidak hanya untuk acara adat, tetapi hadir dalam berbagai motif modern,” ungkapnya ketika mengunjungi salah satu booth pameran.

Exotic Tenun Fest 2025 diharapkan menjadi momentum berkelanjutan untuk memperkuat identitas budaya NTT sekaligus mendorong kemandirian ekonomi melalui karya-karya kreatif masyarakat. (Moi)
