{"id":50829,"date":"2025-10-24T16:59:12","date_gmt":"2025-10-24T08:59:12","guid":{"rendered":"https:\/\/undana.ac.id\/?p=50829"},"modified":"2025-10-24T16:59:12","modified_gmt":"2025-10-24T08:59:12","slug":"dosen-prodi-bk-fkip-undana-dibekali-strategi-publikasi-jurnal-internasional-bereputasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2025\/dosen-prodi-bk-fkip-undana-dibekali-strategi-publikasi-jurnal-internasional-bereputasi\/","title":{"rendered":"Dosen Prodi BK FKIP Undana Dibekali Strategi Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi"},"content":{"rendered":"<p><p align=\"justify\"><strong>KUPANG<\/strong> \u2013 Guna meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen di tingkat global, Program Studi Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar <em>Coaching Clinic<\/em> Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (24\/10\/2025) di Lantai II Kampus B FKIP Undana.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Pendampingan intensif ini menghadirkan Dr. Zummy Anselmus Dami, M.Pd., seorang penulis dan <em>reviewer<\/em> jurnal internasional bereputasi, yang membekali 15 dosen Prodi BK dengan teknik penulisan, strategi publikasi, serta pemahaman etika ilmiah. Peserta mengikuti sesi pemaparan, diskusi, dan pendampingan langsung penulisan naskah yang sedang disiapkan, termasuk konsultasi mengenai <em>reference management<\/em> dan cara menanggapi <em>reviewer<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" data-id=\"50832\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/A7C09329-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-50832\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" data-id=\"50833\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/A7C09325-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-50833\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p align=\"justify\"><strong>Kiat Kunci: Ubah Kebiasaan Menulis dari Lapangan ke Literatur<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Dr. Zummy mengawali paparannya dengan menyoroti kesalahan umum dosen saat memulai penulisan artikel. Ia menyarankan strategi radikal: seorang penulis harus rutin membaca minimal satu artikel dari dua hingga tiga tahun terakhir setiap hari, bukan hanya menggali ide dari fenomena yang terjadi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/A7C09319-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-50831\" \/><\/figure>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><p align=\"justify\">\u201cSekarang ubahlah kebiasaan itu dengan mencari tahu dan membaca artikel publikasi yang diterbitkan di jurnal internasional bereputasi, jadi jangan hanya berpijak pada peristiwa-peristiwa di lapangan saja,\u201d tuturnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Ia menekankan beberapa faktor krusial agar artikel tidak ditolak, yaitu kebaruan (novelty), kejelasan lingkup dan fokus, cakupan regional (regional scope), dan ketepatan partisipan (<em>sample<\/em>). Berdasarkan pengalamannya, alasan utama penolakan meliputi salah merumuskan masalah, kurangnya orisinalitas, dan kesalahan dalam desain penelitian atau persetujuan etis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p align=\"justify\"><strong>Fokus pada Pendahuluan dan Pembahasan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Dalam konteks jurnal terindeks <em>Scopus<\/em>, Dr. Zummy menyarankan urutan penulisan yang fokus pada hasil\/temuan, metodologi, dan pembahasan, diakhiri dengan judul dan abstrak. Ia menyebut pendahuluan dan pembahasan sebagai dua bagian tersulit.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Untuk pendahuluan, ia menyarankan struktur lima paragraf yang berisi: <em>state of the art<\/em> (posisi penelitian), <em>research gap<\/em> (kesenjangan riset), <em>novelty<\/em> (kebaruan), dan kontribusi atau solusi.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><p align=\"justify\">\u201cEditor dan <em>reviewer<\/em> adalah orang yang sibuk dan kerja mereka tidak dibayar, jadi usahakanlah agar (bagian) pendahuluan tidak perlu panjang lebar tetapi menampung semua hal ini,\u201d sebutnya.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/A7C09321-1-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-50834\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Bagian pembahasan harus menempatkan temuan dalam konteks yang komprehensif dan kritis, secara eksplisit membandingkan hasil penelitian dengan penelitian terkait sebelumnya untuk menguatkan atau mengontra.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Di akhir kegiatan, Dr. Zummy mendorong para dosen Prodi BK untuk menjadwalkan waktu membaca dan menulis satu paragraf per hari secara konsisten dan persisten. Diharapkan, <em>coaching clinic<\/em> ini dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri dosen untuk menghasilkan artikel siap <em>submit<\/em> dan membangun budaya akademik yang produktif, profesional, dan bereputasi di Undana. (<em>Fnt<\/em>)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUPANG \u2013 Guna meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen di tingkat global, Program Studi Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu&nbsp;<a href=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2025\/dosen-prodi-bk-fkip-undana-dibekali-strategi-publikasi-jurnal-internasional-bereputasi\/\">&hellip;<\/a><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":50835,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-50829","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","odd"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50829","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50829"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50829\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50829"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50829"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50829"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}