{"id":50326,"date":"2025-10-13T13:04:51","date_gmt":"2025-10-13T05:04:51","guid":{"rendered":"https:\/\/undana.ac.id\/?p=50326"},"modified":"2025-10-13T13:04:51","modified_gmt":"2025-10-13T05:04:51","slug":"gugat-litigasi-mahal-fh-undana-advokasi-hukum-adat-jadi-solusi-sengketa-di-perbatasan-ttu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2025\/gugat-litigasi-mahal-fh-undana-advokasi-hukum-adat-jadi-solusi-sengketa-di-perbatasan-ttu\/","title":{"rendered":"Gugat Litigasi Mahal: FH Undana Advokasi Hukum Adat Jadi Solusi Sengketa di Perbatasan TTU"},"content":{"rendered":"<p><p align=\"justify\"><strong>TIMOR TENGAH UTARA<\/strong> \u2013 Fakultas Hukum (FH) Universitas Nusa Cendana (Undana) menginisiasi langkah progresif dalam penanganan sengketa di wilayah perbatasan negara. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), tim dosen Bagian Hukum Internasional Undana menyosialisasikan pentingnya Hukum Adat sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) yang efektif dan berkeadilan.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Kegiatan yang berlangsung di Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada Jumat (27\/9\/2025)\u2014desa yang berbatasan langsung dengan Timor Leste\u2014ini bertujuan menyediakan solusi bagi tingginya potensi sengketa lahan dan konflik antarwarga di kawasan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p align=\"justify\"><strong>Respons terhadap Dinamika Hukum Unik Perbatasan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Ketua Tim PkM FH Undana, Dr. Dhesy A. Kase, S.H., M.H., menegaskan bahwa wilayah perbatasan memiliki dinamika sosial dan hukum yang unik. Tim akademik ini menawarkan solusi dengan mengangkat kearifan lokal.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-09.25.47-edited-1-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-50330\" \/><\/figure>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><p align=\"justify\">\u201cKami melihat bahwa hukum adat yang telah lama hidup dan dipraktikkan oleh masyarakat lokal memiliki peran krusial sebagai alternatif penyelesaian sengketa yang efektif dan berkeadilan, tanpa harus melalui proses litigasi yang panjang dan mahal,\u201d ujar Dr. Dhesy.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Sosialisasi ini berfokus pada mekanisme musyawarah mufakat (rekonsiliasi adat) yang tidak hanya menyelesaikan masalah, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan harmoni sosial.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><p align=\"justify\"><strong>Hukum Adat Sebagai Landasan Hukum Sah yang Diakui<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Inisiatif dosen FH Undana ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kepala Desa Napan, yang diwakili oleh Martinus Taeki selaku Kepala Suku sekaligus Ketua Lembaga Adat (<em>Amaf Anah<\/em>), menyampaikan apresiasi tinggi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-09.25.46.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-50331\" srcset=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-09.25.46.jpeg 1024w, https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-09.25.46-300x225.jpeg 300w, https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-15-at-09.25.46-16x12.jpeg 16w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p><p align=\"justify\">\u201cKami di perbatasan sangat membutuhkan pengetahuan dan pemahaman ini. Hukum adat adalah cara kami hidup, dan dengan sosialisasi ini, kami jadi lebih tahu bagaimana menggunakannya sebagai landasan hukum yang sah dan diakui,\u201d ungkap Martinus Taeki.<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Kegiatan ini secara spesifik dihadiri oleh tujuh kepala suku di Desa Napan dan perangkat desa. Materi yang disampaikan oleh Dr. Dhesy Kase bersama anggota tim, Maria Wilhelsya Inviolata Watu Raka, S.H., M.IL., M.IR., dan Yoldi Olpi Foenale, S.H., M.H., meliputi landasan hukum internasional dan nasional terkait perbatasan serta peran hukum adat sebagai sumber hukum tak tertulis.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Pendekatan berbasis hukum adat ini diyakini tidak hanya untuk menyelesaikan sengketa, tetapi juga turut memperkuat identitas dan kedaulatan Indonesia di wilayah perbatasan. Sebagai penutup, penyerahan plakat dilakukan sebagai simbol kemitraan akademik dan komitmen menjaga stabilitas hukum di kawasan tersebut. (<em>Ing<\/em>)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TIMOR TENGAH UTARA \u2013 Fakultas Hukum (FH) Universitas Nusa Cendana (Undana) menginisiasi langkah progresif dalam penanganan sengketa di wilayah perbatasan&nbsp;<a href=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2025\/gugat-litigasi-mahal-fh-undana-advokasi-hukum-adat-jadi-solusi-sengketa-di-perbatasan-ttu\/\">&hellip;<\/a><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":50327,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-50326","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","odd"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50326","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=50326"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/50326\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/50327"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=50326"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=50326"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=50326"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}