{"id":48781,"date":"2025-09-22T15:35:53","date_gmt":"2025-09-22T07:35:53","guid":{"rendered":"https:\/\/undana.ac.id\/?p=48781"},"modified":"2025-09-22T15:35:53","modified_gmt":"2025-09-22T07:35:53","slug":"cegah-kekerasan-seksual-fh-undana-sosialisasikan-uu-tpks-di-sman-1-alor-barat-daya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2025\/cegah-kekerasan-seksual-fh-undana-sosialisasikan-uu-tpks-di-sman-1-alor-barat-daya\/","title":{"rendered":"Cegah Kekerasan Seksual, FH Undana Sosialisasikan UU TPKS di SMAN 1 Alor Barat Daya"},"content":{"rendered":"<p><p align=\"justify\"><strong>ALOR<\/strong> \u2013 Fakultas Hukum (FH) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar sosialisasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) di SMA Negeri 1 Alor Barat Daya, Kabupaten Alor. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 12 September 2025, ini bertujuan mengedukasi pelajar dan guru agar lebih memahami isu kekerasan seksual.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Ketua Tim Pengabdian, Megi Octaviana Radji, S.H., M.Hum., menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program ini diikuti oleh 35 siswa, 15 guru, serta beberapa dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum Undana. Menurutnya, edukasi ini sangat penting untuk diberikan kepada pelajar sebagai kelompok yang rentan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-15-at-14.28.47-1-1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-48784\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">&#8220;Ini penting disampaikan ke anak-anak, terutama siswa-siswi. Ini adalah bagian dari edukasi kita bersama,&#8221; ujar Megi dalam keterangannya, Senin (22\/9\/2025). Ia menambahkan bahwa tanggung jawab penyampaian undang-undang ini adalah tugas bersama, karena pemahaman yang baik akan membantu masyarakat mengetahui dampak dan langkah yang harus diambil jika menjadi korban.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Materi sosialisasi dibagi ke dalam empat sesi yang saling melengkapi. Sesi pertama dibawakan oleh Kornelia Melansari Deran Lewokeda, S.H., M.H., yang fokus pada pemahaman dasar tentang kekerasan seksual dan ciri-ciri perilakunya secara komprehensif.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" data-id=\"48786\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-15-at-14.28.50-2-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-48786\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" data-id=\"48788\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-15-at-14.28.48-edited.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-48788\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Selanjutnya, Rizal Simon Thene, S.H., M.Hum., menjelaskan secara rinci aturan dan sanksi hukum yang diatur dalam UU TPKS. Materi ini sangat penting agar peserta mengetahui konsekuensi berat bagi pelaku tindak kekerasan seksual.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Sesi ketiga yang dibawakan oleh Sigit Prabowo Sonbait, S.H., M.H., membahas tentang tata cara pelaporan. Ia memberikan panduan praktis dan sederhana tentang bagaimana korban atau saksi bisa melaporkan kasus kekerasan seksual di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Penyuluhan ditutup dengan materi tentang rehabilitasi korban kekerasan seksual yang disampaikan oleh Ngongo Dede, S.H., M.Hum. Materi ini memberikan pemahaman bahwa korban memiliki hak untuk mendapatkan pemulihan fisik dan psikis.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Megi berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkup masyarakat umum. &#8220;Undang-undang ini sangat dekat dengan kita semua. Baik pelajar maupun masyarakat umum perlu memahaminya,&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-15-at-14.28.49-768x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-48789\" style=\"width:840px;height:auto\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Kepala SMAN 1 Alor Barat Daya, Delila Kawangko, S.E., mengapresiasi tinggi inisiatif para dosen Undana. &#8220;Kegiatan pengabdian ini diikuti dengan baik oleh siswa-siswi kami dan mendapatkan respons positif dari para guru,&#8221; kata Delila. Ia juga menyoroti bahwa pemahaman baru ini membuat pelajar lebih peka terhadap perilaku yang termasuk kekerasan seksual.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\">Sebagai tindak lanjut, Delila merekomendasikan agar sekolah segera membentuk satuan tugas (satgas) atau menyediakan ruang aman bagi siswa untuk melaporkan kasus kekerasan seksual. Harapannya, setiap siswa yang menjadi korban dapat melaporkan insiden tersebut dengan nyaman dan pelaku bisa dikenakan sanksi sesuai aturan. (<em>Ing<\/em>)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ALOR \u2013 Fakultas Hukum (FH) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar sosialisasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan&nbsp;<a href=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2025\/cegah-kekerasan-seksual-fh-undana-sosialisasikan-uu-tpks-di-sman-1-alor-barat-daya\/\">&hellip;<\/a><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":48783,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-48781","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","odd"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48781","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48781"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48781\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}