{"id":47722,"date":"2025-09-03T16:44:50","date_gmt":"2025-09-03T08:44:50","guid":{"rendered":"https:\/\/undana.ac.id\/?p=47722"},"modified":"2025-09-03T16:44:50","modified_gmt":"2025-09-03T08:44:50","slug":"mahasiswa-undana-teliti-potensi-gewang-sebagai-kemasan-ramah-lingkungan-di-thailand","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2025\/mahasiswa-undana-teliti-potensi-gewang-sebagai-kemasan-ramah-lingkungan-di-thailand\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Undana Teliti Potensi Gewang sebagai Kemasan Ramah Lingkungan di Thailand"},"content":{"rendered":"<p><p align=\"justify\"> <strong>KUPANG \u2013<\/strong> Umbu Yudho Manasye Hanggongu, seorang mahasiswa berprestasi dari Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana), sedang menjalankan program magang riset internasional di Prince of Songkla University, Thailand. Selama tiga bulan, ia fokus meneliti potensi tanaman Gewang sebagai bahan baku kemasan ramah lingkungan, sebuah inovasi yang dinilai dapat mendukung pertanian berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur (NTT).<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\"> Program <em><strong>Research Internship International<\/strong> <\/em>yang diikuti Umbu ini menjadi jembatan penting bagi Undana dan Thailand dalam pertukaran ilmu pengetahuan. Riset yang dilakukan Umbu berfokus pada pemanfaatan limbah Gewang atau Putak yang melimpah di NTT. Dengan mengolahnya menjadi kemasan ramah lingkungan, proyek ini tidak hanya bertujuan mengurangi limbah, tetapi juga menambah nilai ekonomi bagi petani.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-03-at-11.52.03-edited-scaled.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-47727\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\"> Selama di Thailand, Umbu mendapat bimbingan intensif dari dosen pembimbingnya, Dr. Waranyou. Ia juga berinteraksi dengan peneliti dari berbagai negara, seperti Eropa, Afrika, dan Asia. Kolaborasi lintas negara ini memberinya banyak pengalaman luar biasa, terutama dalam memperkaya wawasan dan jejaring internasional di bidang agroteeknologi.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\"> Umbu mengungkapkan, lokasi riset di Prince of Songkla University sangat menunjang penelitiannya. Kampus ini memiliki fasilitas laboratorium pertanian yang lengkap dan modern, termasuk peralatan canggih yang belum tersedia di Kupang. &#8220;Saya harus cepat beradaptasi dengan alat baru sekaligus menyesuaikan diri dengan tim internasional, tapi itu pengalaman berharga,&#8221; katanya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-03-at-11.52.04-scaled-768x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-47723\" style=\"width:840px;height:auto\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\"> Program ini membekalinya dengan beragam metode penelitian, mulai dari analisis laboratorium hingga pengolahan data menggunakan <em>software<\/em> khusus. Pengalaman tersebut memperkuat tekadnya untuk berkarier di bidang agroteknologi.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\"> Selain mendapat ilmu baru, Umbu juga menghadapi tantangan, terutama dalam beradaptasi dengan budaya dan lingkungan yang berbeda. Namun, ia melihat setiap tantangan sebagai kesempatan untuk tumbuh. &#8220;Setiap orang punya potensi, tinggal bagaimana kita berani mengasahnya,&#8221; ujar Umbu.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\"> Riset ini membuktikan bahwa mahasiswa Undana mampu bersaing di kancah global. Pencapaian Umbu tidak hanya mengharumkan nama almamater, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi internasional dapat menghasilkan inovasi yang relevan untuk pembangunan daerah.<\/p>\n\n\n\n<p><p align=\"justify\"> Setelah menyelesaikan program magang ini, Umbu berharap dapat mengaplikasikan pengetahuannya untuk memajukan pertanian di Indonesia. &#8220;Pertanian masa depan butuh riset dan inovasi. Saya ingin berkontribusi agar pertanian Indonesia lebih modern, berkelanjutan, dan kompetitif di tingkat global,&#8221; tegasnya, mengakhiri wawancara. (<em>Ira<\/em>)<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUPANG \u2013 Umbu Yudho Manasye Hanggongu, seorang mahasiswa berprestasi dari Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana), sedang menjalankan program&nbsp;<a href=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2025\/mahasiswa-undana-teliti-potensi-gewang-sebagai-kemasan-ramah-lingkungan-di-thailand\/\">&hellip;<\/a><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":47724,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-47722","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","odd"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47722","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=47722"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/47722\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/47724"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=47722"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=47722"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=47722"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}