{"id":35637,"date":"2024-10-03T21:04:26","date_gmt":"2024-10-03T13:04:26","guid":{"rendered":"https:\/\/undana.ac.id\/?p=35637"},"modified":"2024-10-03T21:04:26","modified_gmt":"2024-10-03T13:04:26","slug":"kontingen-ini-curi-perhatian-di-pembukaan-pesparawi-mahasiswa-nasional-xviii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2024\/kontingen-ini-curi-perhatian-di-pembukaan-pesparawi-mahasiswa-nasional-xviii\/","title":{"rendered":"Kontingen Ini Curi Perhatian di Pembukaan Pesparawi Mahasiswa Nasional XVIII"},"content":{"rendered":"<p>KUPANG &#8211; Hari pertama perlombaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Nasional ke-XVIII di Universitas Nusa Cendana, Kupang, diwarnai dengan penampilan memukau para peserta. Antusiasme tinggi terpancar dari setiap kontingen yang naik ke atas panggung, menghadirkan persembahan vokal yang mengesankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc., Koordinator Pelaksana acara, mengungkapkan kekagumannya terhadap penampilan para peserta. \u201cBagi saya, yang berhasil mencuri perhatian dari semua peserta yang tampil hari ini ialah PSM Universitas Negeri Medan,\u201d ujarnya. Tim ini menunjukkan keunggulan dalam berbagai aspek, mulai dari teknik vokal yang mumpuni, kekompakan tim yang solid, penguasaan artistik yang memukau, busana yang menarik, hingga penguasaan panggung yang sangat baik.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" data-id=\"35636\" src=\"https:\/\/undana.ac.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/5a2d1bb0-699c-4312-91c9-c6d24077343e-1-scaled-1024x683.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-35636\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">PSM Universitas Negeri Medan.<\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Jesicca Fedora Amadea, salah satu juri Pesparawi, turut memuji kualitas penampilan para peserta. \u201cPenampilan hari pertama ini luar biasa sekali. Maksudnya, mereka paduan suara mahasiswa, tapi levelnya benar-benar tinggi sekali, seperti bukan paduan suara mahasiswa,\u201d ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa terdapat tiga paduan suara yang berhasil mencuri perhatiannya secara khusus.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Imanuel Saduk, S.H., M.Hum., Wakil Koordinator Pelaksana Pesparawi, menyampaikan harapannya untuk peserta yang akan tampil pada hari kedua. \u201cUntuk hari kedua besok, dari 17 paduan suara itu menjadi tantangan ketika mereka lihat kontingen hari pertama. Jadi, mereka harus lebih meyakinkan juri dan penonton bahwa mereka layak menjadi bintang,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pesparawi Mahasiswa Nasional ke-XVIII ini diikuti oleh puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia. Acara yang berlangsung selama beberapa hari ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga ajang pertukaran budaya dan pengalaman antar mahasiswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan standar penampilan yang tinggi di hari pertama, para peserta yang akan tampil di hari-hari berikutnya ditantang untuk memberikan yang terbaik. Masyarakat Kupang dan pecinta musik paduan suara di seluruh Indonesia tentu menantikan penampilan-penampilan berkualitas lainnya dalam gelaran Pesparawi Mahasiswa Nasional ke-XVIII ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara ini tidak hanya memperlihatkan bakat dan dedikasi para mahasiswa dalam bernyanyi, tetapi juga menjadi bukti nyata semangat persatuan dalam keberagaman melalui seni musik. Pesparawi Mahasiswa Nasional ke-XVIII terus berlanjut, menjanjikan lebih banyak momen menakjubkan dan inspiratif di hari-hari mendatang.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUPANG &#8211; Hari pertama perlombaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Nasional ke-XVIII di Universitas Nusa Cendana, Kupang, diwarnai dengan&nbsp;<a href=\"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/2024\/kontingen-ini-curi-perhatian-di-pembukaan-pesparawi-mahasiswa-nasional-xviii\/\">&hellip;<\/a><\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":35632,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[177],"class_list":["post-35637","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-pesparawi-mahasiswa-nasional-xviii","odd"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35637"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35637\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35632"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/backup.undana.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}