KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi mendorong seluruh sivitas akademika, mencakup dosen, mahasiswa (S1 hingga S3), dan tenaga kependidikan, untuk memanfaatkan peluang emas pertukaran akademik ke Eropa melalui Program Erasmus+ International Mobility Tahun 2026.
Dorongan ini disampaikan menyusul diterimanya surat resmi dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Berlin tertanggal 13 November 2025. Atdikbud KBRI Berlin, Dr. rer. nat. Roniyus Marjunus, menjelaskan bahwa pendaftaran Erasmus+ 2026 telah dibuka sejak 12 November 2025 dan akan ditutup pada 19 Februari 2026.
Menanggapi informasi tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., telah menginstruksikan seluruh Dekan fakultas dan Direktur Pascasarjana untuk segera mensosialisasikan peluang ini kepada seluruh sivitas akademika.

Program Didanai Penuh Uni Eropa
Erasmus+ adalah program unggulan Uni Eropa yang mendukung pendidikan, pelatihan, pemuda, dan olahraga. Program ini menawarkan peluang international mobility berupa pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen (teaching mobility), dan pelatihan profesional bagi staf (training mobility) antara perguruan tinggi di Uni Eropa (termasuk Jerman) dengan universitas mitra di luar Uni Eropa (termasuk Indonesia).
Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi akademik, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat pemahaman lintas budaya bagi peserta dari Indonesia. Seluruh skema mobilitas Erasmus+ didanai penuh oleh Uni Eropa, meliputi Biaya Perjalanan Senilai EUR 23—EUR 1.500 (bergantung jarak negara tujuan) dan Biaya Hidup Bagi mahasiswa berkisar antara EUR 700—EUR 900 per bulan dan untuk dosen/staf pada rentang EUR 140—EUR 180 per hari.
Skema yang dapat dimanfaatkan antara lain Student Mobility (pertukaran mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3 untuk memperoleh kredit semester) dan Staff Mobility (mengajar dan pelatihan profesional).
Undana menegaskan sudah memiliki mitra kerja sama internasional dengan beberapa universitas di Eropa. Pihak kampus berharap dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dapat mempersiapkan proposal serta dokumen pendukung sejak dini sebelum batas waktu pengajuan pada 19 Februari 2026 mendatang.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, peminat dapat mengakses laman panduan resmi Erasmus+ https://erasmus-plus.ec.europa.eu/. (FnT)
