(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Terobosan Kesehatan NTT: Undana Raih Peluang Emas, Siap Buka Prodi Spesialis Obstetri dan Ginekologi

SURABAYA – Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil langkah maju yang signifikan dalam pengembangan layanan pendidikan kedokteran di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah strategis ini dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Pakta Integritas yang menjadi gerbang pembukaan Program Studi (Prodi) Dokter Spesialis I (Sp1) Obstetri dan Ginekologi di Undana.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 4 November 2025, bertempat di Ruang Amerta Gedung Kantor Manajemen Kampus MERR C Mulyorejo, Surabaya. Undangan penting ini diselenggarakan oleh Universitas Airlangga (Unair), yang merupakan mitra utama Undana dalam program pembukaan prodi spesialis tersebut.

Kehadiran Undana di Surabaya diwakili langsung oleh Rektor, Prof. Dr. drh. Maxs U.E. Sanam, M.Sc., yang didampingi oleh Dekan Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH), Dr. dr. Christina Olly Lada, S.Ked., M.Gizi. Selain Undana, acara ini turut mengundang 10 Rektor universitas lainnya, termasuk dari Universitas Brawijaya dan Universitas Jember.

Langkah Undana ini menindaklanjuti surat penugasan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) terkait pembukaan Program Studi Dokter Spesialis dan Subspesialis. Penugasan ini disambut Undana sebagai kesempatan emas untuk menjawab kebutuhan kesehatan regional.

Pembukaan Prodi Sp1 Obstetri dan Ginekologi ini dinilai sangat mendesak dan strategis bagi NTT. Provinsi ini masih menghadapi tantangan besar dalam kesehatan ibu dan anak, khususnya tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Ketersediaan dokter spesialis kandungan yang memadai di berbagai daerah masih sangat minim.

Oleh karena itu, pembukaan prodi ini akan membawa dampak ganda yang transformatif. Pertama, merupakan terobosan akademik yang akan meningkatkan status dan kualitas Fakultas Kedokteran di Undana.

Kedua, dan yang paling penting, prodi ini akan menjadi solusi jangka panjang atas krisis kekurangan dokter spesialis di NTT. Undana mampu mencetak tenaga ahli yang memahami betul kondisi dan kebutuhan kesehatan masyarakat lokal, sehingga pemerataan layanan kesehatan berkualitas di daerah terpencil dapat segera terwujud.

Mengenai mekanisme pelaksanaan, Prodi Sp1 Obstetri dan Ginekologi ini akan berjalan melalui kerja sama kemitraan yang telah disepakati bersama Universitas Airlangga. Unair akan memberikan dukungan penuh, mulai dari kurikulum, standar pengajaran, hingga rotasi residen.

Skema kemitraan ini memastikan bahwa meskipun berlokasi di NTT, Prodi Spesialis I Obstetri dan Ginekologi Undana akan berjalan sesuai dengan standar nasional yang diakui. Hal ini menjamin mutu lulusan spesialis yang dihasilkan.

Rektor Undana, Prof. Maxs U.E. Sanam, menegaskan bahwa kehadiran Undana dalam penandatanganan di Surabaya ini adalah komitmen nyata untuk memajukan kualitas kesehatan dan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.

“Kehadiran Undana dalam penandatanganan ini sebagai bentuk kontribusi akademik dalam memajukan kualitas kesehatan dan pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia. Upaya ini menjadi penantian panjang masyarakat NTT akan hadirnya layanan spesialis yang terjangkau dan berkualitas di wilayah NTT.”, tutupnya. (Ing)

Comments are closed.
Archives