KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) menyambut kepulangan para atlet Kempo dari ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II 2025. Sebanyak 10 mahasiswa Undana sukses menyumbangkan 17 medali bagi kontingen Kempo Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam kompetisi yang berlangsung di Kudus, Jawa Tengah.
Atas capaian membanggakan tersebut, pihak universitas menggelar agenda penerimaan dan apresiasi yang berlangsung di ruang rapat rektor pada Senin (3/11/2025). Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Drs. Siprianus Suban Garak, M.Sc., hadir untuk menyampaikan apresiasi atas kerja keras para atlet muda ini.
Dalam suasana penuh kebanggaan, Rektor Prof. Maxs secara khusus menegaskan bahwa prestasi mahasiswa Undana tidak boleh terbatas pada aspek akademik semata. Kapasitas dan kompetensi diri wajib dikembangkan melalui berbagai bidang, termasuk olahraga.

“Mahasiswa memang sebagai insan akademik, tapi tidak sepenuhnya kita harus berkutat semata-mata pada hal akademik. Kalian ini adalah contoh yang baik, karena mampu memperkuat kapasitas diri lewat hal-hal seperti ini,” ujar Rektor, memuji semangat juang para atlet.
Rektor juga menegaskan komitmen Undana untuk terus memberikan dukungan penuh bagi mahasiswa yang berprestasi di bidang non-akademik. Menurutnya, olahraga merupakan sarana penting untuk membentuk nilai-nilai positif, seperti kedisiplinan, sportivitas, daya juang, dan kesiapan menerima kekalahan.
Dari deretan peraih medali, Cyprianus Palbeno, mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjaskesrek) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), menjadi salah satu penyumbang medali utama. Cyprianus sukses mempersembahkan satu medali emas di nomor embu beregu putra yudansa dan satu medali perunggu di nomor embu solo putra yudansa.

Mewakili rekan-rekannya, Cyprianus Palbeno menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kampus terhadap para atlet. Ia berharap dukungan ini akan terus berlanjut.
“Kami berterima kasih kepada pihak Undana, terutama Bapak Rektor dan Wakil Rektor III, yang sudah memberi perhatian dan dukungan kepada kami. Semoga dukungan seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak mahasiswa termotivasi untuk berlatih dan berprestasi,” ungkapnya.
Kontribusi signifikan juga datang dari Sarah Mohar, mahasiswa Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), yang turut memperkuat capaian tim dengan meraih dua medali perunggu, masing-masing di nomor embu perorangan putri yudansa dan embu beregu putri. Ia bersyukur kampus memberikan ruang luas bagi pengembangan non-akademik.
Melalui pencapaian 17 medali ini, Undana kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki disiplin dan dedikasi tinggi. Semangat juang para atlet kempo Undana menjadi bukti nyata bahwa kapasitas dan prestasi mahasiswa mampu mengharumkan nama NTT sekaligus almamater di tingkat nasional. (Audc)
