(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Inovasi Berbasis Lingkungan: Teknik Mesin UNDANA Olah Sampah Plastik Menjadi Eco-Paving

KUPANG – Program Studi (Prodi) Teknik Mesin, Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana (Undana), bersama Mitra Dharma Wanita Persatuan (DWP) Undana, menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berbasis inovasi lingkungan. Kegiatan bertajuk “Pengolahan Sampah Plastik sebagai Bahan Baku Eco-Paving pada Bank Sampah DWP UNDANA” ini dilaksanakan pada 09 Oktober 2025 di Aula Bengkel Teknik Mesin FST.

PKM ini merupakan bentuk kontribusi nyata akademik dalam penanganan isu pengelolaan sampah dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Kupang.

Menciptakan Nilai Ekonomis dari Limbah

Ketua Tim PKM, Dr. Ir. Erich U.K Maliwemu, S.T., M.Eng., menekankan pentingnya kontribusi berbasis keilmuan yang menghasilkan dampak signifikan bagi masyarakat. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama proyek ini adalah mengonversi limbah yang dianggap tidak berguna menjadi produk bernilai.

“Yang bisa kita lakukan di sini adalah mengkonversi sampah plastik menjadi sesuatu yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tapi ada nilai ekonomisnya yang bisa menunjang perekonomian keluarga,” ujar Dr. Erich, menekankan aspek pemberdayaan masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua DWP Undana, drh. Hembang Murni Pancasilawati-Sanam, menggarisbawahi dimensi keberlanjutan dan pemberdayaan dalam kegiatan ini. Menurutnya, inovasi eco-paving dari limbah plastik adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi lingkungan kampus.

“Melalui inovasi eco-paving dari limbah plastik, kita belajar bahwa sesuatu yang dianggap tidak berguna dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi,” ungkapnya.

“Think Globally, Act Locally” Melalui Aksi Konkret

Dekan FST Undana, Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini, seraya menanamkan pentingnya perspektif global dalam setiap aksi lokal.

“Yang kita lakukan saat ini ialah ‘think globally, act locally’, kita berpikir global namun bertindak lokal. Tapi, berdampak signifikan untuk kepentingan global,” tegas Prof. Philiphi.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Tim PKM, yang mencakup prinsip dasar pengolahan limbah plastik, potensi eco-paving sebagai solusi konstruksi berkelanjutan, serta aspek teknis dan ekonomis dari proses produksi. Sesi ini berjalan antusias dengan diskusi interaktif dari peserta.

Sebagai puncak kegiatan, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan eco-paving di bengkel Teknik Mesin, yang menjadi pengalaman aplikatif untuk memperkuat pemahaman mereka terhadap teknologi daur ulang.

Melalui inovasi eco-paving ini, Jurusan Teknik Mesin FST Undana menegaskan peran aktifnya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan aplikatif dan berbasis solusi konkret, membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi alat perubahan yang berkelanjutan. (Iyl)

Comments are closed.
Archives