KUPANG – Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Bella Cantare Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat regional. Tim kebanggaan Undana ini sukses meraih Juara 1 dalam kompetisi paduan suara yang merupakan bagian dari ajang Festival Philosophia Sapere Aude (PSA) IV. Pengumuman pemenang pada Jumat, 27 Juni 2025, secara resmi mengukuhkan PSM Bella Cantare Undana sebagai kelompok paduan suara terbaik di kategori tersebut, membawa pulang kebanggaan bagi almamater.
Festival bergengsi ini diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang. Mengusung tema inspiratif “Let Us Dream: The Path to a Better Future”, festival ini tidak hanya mencerminkan visi optimis, tetapi juga menyediakan platform kompetisi yang luas, termasuk beragam kategori seni. Lomba paduan suara menjadi salah satu arena utama, tempat PSM Bella Cantare menunjukkan kualitas dan dedikasi luar biasa mereka.
Kompetisi utama paduan suara diselenggarakan pada Senin, 23 Juni 2025, bertempat di Aula St. Hendrikus lantai 4 Rektorat Unwira. Dalam penampilan memukau tersebut, PSM Bella Cantare membawakan dua lagu, yaitu lagu wajib “Persaudaraan Yang Rukun” dan lagu pilihan “Tuhan Kami Pantas”. Penampilan yang solid, terkoordinasi apik, dan penuh ekspresi berhasil memukau dewan juri, menghasilkan nilai istimewa “Gold 1” yang mengantarkan mereka pada gelar juara utama.
Umbu Awang M. Kulandima, Ketua PSM Bella Cantare, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh proses penampilan dan pencapaian tim. “Pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi seluruh tim. Bagi kami, setiap perlombaan adalah kesempatan berharga untuk mencari pengalaman baru dan terus mengembangkan kemampuan bernyanyi,” ujarnya dengan bangga. Ia menambahkan bahwa persiapan, mulai dari pemanasan hingga eksekusi di panggung, berjalan sangat lancar dan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Keberhasilan PSM Bella Cantare ini terasa istimewa, terutama mengingat waktu persiapan tim yang terbilang singkat. “Kami hanya memiliki waktu persiapan sekitar sembilan hari, terhitung sejak latihan perdana pada 12 Juni 2025,” ungkap Umbu. Keterbatasan waktu ini tidak menyurutkan semangat tim. Mereka menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi dengan menjalani latihan intensif setiap sore, dari pukul 18.00 hingga 21.00 WITA. Disiplin ini menjadi kunci di balik penampilan prima dan harmonis mereka.

Lebih dari sekadar sebuah gelar, prestasi yang diraih ini adalah cerminan dari dedikasi dan filosofi yang dipegang teguh oleh PSM Bella Cantare. Menurut Umbu, bagi timnya, setiap kesempatan tampil adalah ajang pembelajaran dan pengembangan diri yang berkelanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa fokus utama mereka bukan hanya pada kemenangan semata, tetapi pada proses peningkatan kualitas dan pengalaman.
“Yang selalu saya tekankan adalah kami harus menampilkan yang terbaik, tentu juga untuk hormat kemuliaan nama Tuhan dan Puji Tuhan, lewat pencapaian kali ini, ini adalah sesuatu yang perlu kita syukuri dan menjadi semangat untuk terus melayani serta menyiapkan diri untuk perlombaan-perlombaan selanjutnya,” tegas Umbu. Semangat spiritual dan dedikasi ini terus membakar PSM Bella Cantare untuk berinovasi dan berprestasi di masa mendatang.
Raihan Juara 1 di Festival Philosophia Sapere Aude (PSA) IV ini secara jelas menegaskan posisi PSM Bella Cantare sebagai salah satu kekuatan paduan suara regional yang patut diperhitungkan. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi anggota tim dan pelatih, tetapi juga mengharumkan nama Universitas Nusa Cendana di kancah seni dan budaya Nusa Tenggara Timur.
Prestasi ini diharapkan akan menjadi pemicu semangat bagi seluruh elemen Undana untuk terus berinovasi dan berkarya. Ini adalah bukti nyata bahwa dengan dedikasi dan kerja keras, hasil membanggakan dapat diraih bahkan dengan persiapan yang singkat.
Kemenangan PSM Bella Cantare ini juga menjadi inspirasi bagi unit kegiatan mahasiswa lainnya dan seluruh civitas akademika Undana untuk meraih pencapaian-pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Undana kini memiliki duta budaya yang siap bersaing dan mengharumkan nama universitas di tingkat yang lebih tinggi. (audc)
