(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

FKIP Undana Cetak Inovator Pendidikan Digital Lewat LKTI Nasional 2025

KUPANG, – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) sukses menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional Tahun 2025. Ajang bergengsi ini berpusat di Ruang Senat FKIP Undana pada Kamis, 26 Juni 2025, mempertemukan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia untuk beradu gagasan inovatif dalam ranah pendidikan.

Mengusung tema “Inovasi dan Tantangan Pendidikan di Era Digital,” LKTI ini menjadi platform vital bagi calon pendidik untuk merespons dinamika pendidikan masa kini. Tema ini secara spesifik dipilih untuk mendorong peserta menggali ide-ide kreatif dan solutif terhadap isu-isu krusial yang muncul seiring perkembangan teknologi dan informasi, khususnya dalam konteks pembelajaran.

Sebanyak 40 peserta dari berbagai universitas turut serta, menunjukkan antusiasme tinggi dari kalangan mahasiswa. Mereka datang dari institusi ternama seperti Universitas Nusa Cendana, Universitas Darma, Institut Pendidikan Soe, Universitas Jember, Universitas Widya Mandira Kupang, Universitas Pertahanan Republik Indonesia, IAIN Pontianak, Universitas Negeri Ponorogo, dan Universitas Timor. Kehadiran perwakilan dari berbagai daerah ini juga menegaskan bahwa isu inovasi pendidikan digital merupakan perhatian bersama di seluruh Indonesia.

LKTI Nasional yang diselenggarakan oleh FKIP Undana ini merupakan agenda tahunan yang telah menjadi tradisi penting dalam kalender akademik. Ajang ini secara konsisten bertujuan mengasah kompetensi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah, sebuah keterampilan fundamental yang sangat dibutuhkan untuk menunjang profesionalisme mereka sebagai calon guru di masa depan.

Lebih jauh, pelaksanaan LKTI ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan menulis akademik. Ia juga dirancang untuk menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat di kalangan mahasiswa, mempersiapkan mereka untuk bersaing, tidak hanya di kancah nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Diharapkan, pengalaman ini akan membekali mereka dengan mental juara dan kemampuan adaptasi yang tinggi.

Para finalis tampil memukau dengan presentasi karya-karya yang mengangkat isu-isu aktual dan relevan seputar pendidikan di era digital. Topik-topik yang dibahas sangat beragam, mulai dari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam pembelajaran, tantangan literasi digital, hingga strategi adaptasi kurikulum untuk menghadapi perubahan zaman. Setiap presentasi menunjukkan kedalaman riset dan pemikiran kritis dari para peserta.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai forum ilmiah yang berharga. Di sinilah para calon pendidik masa depan dapat bertukar gagasan brilian, memperluas wawasan, dan membangun jejaring profesional. Diskusi yang mengalir hangat antara peserta dan juri mencerminkan kualitas karya yang tinggi serta antusiasme yang luar biasa terhadap pengembangan ilmu pendidikan.

Tujuan utama dari kegiatan ini sangat jelas: meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah yang esensial untuk menunjang profesionalitas mahasiswa sebagai calon guru, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat guna mempersiapkan mereka bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kedua tujuan ini saling melengkapi, menciptakan individu yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga berdaya saing.

Dukungan penuh dari pihak fakultas menegaskan keseriusan institusi dalam mendukung dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Dekan FKIP Undana, Prof. Dr. Drs. Malkisedek Taneo, M.Si dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi mahasiswa dan berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang mendorong inovasi dan keunggulan akademik.

Dengan mengusung semangat “FKIP Rumah Kita Bersama,” LKTI 2025 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan manifestasi nyata dari kolaborasi, dedikasi, dan inovasi demi kemajuan pendidikan di Indonesia. Harapannya, kegiatan semacam ini akan terus melahirkan pendidik-pendidik masa depan yang siap menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi signifikan terhadap kemajuan bangsa (Iyl)

Comments are closed.
Archives