(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Sulap Pojok Sekolah Jadi Pusat Literasi di Pelosok Malaka

MALAKA – Tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Nusa Cendana (Undana) berhasil mengukir jejak literasi di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Undana fokus meningkatkan minat baca siswa SDK Kateri dengan mengusung konsep inovatif “Penerapan Library-Corner dalam Mendukung Pengembangan Literasi dan Gerakan Cinta Buku”. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Undana menyemai bibit-bibit literasi hingga ke pelosok negeri.

Program PkM ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan, melainkan sebuah inisiatif terstruktur yang berpusat pada penciptaan “Library-Corner” atau pojok baca di SDK Kateri. Konsep ini dirancang secara cermat untuk menghadirkan sudut baca yang nyaman, menarik, dan mudah diakses oleh para siswa. Di dalamnya, tersedia rak buku, tempat duduk yang nyaman, serta koleksi buku yang beragam dan sesuai dengan usia anak-anak.

Selain menyediakan fasilitas pojok baca, tim Undana juga turut menyumbangkan berbagai jenis buku bacaan, meliputi buku mata pelajaran, buku pengetahuan umum, dan buku cerita rakyat yang menarik. Tak hanya itu, mereka juga secara langsung menata ulang ruangan perpustakaan sekolah, mengubahnya menjadi ruang yang lebih estetis dan kondusif bagi anak-anak untuk belajar dan berkreasi.

Kegiatan mulia ini diinisiasi dan dilaksanakan oleh Tim UPT Perpustakaan Undana. Tim yang diketuai oleh Dr. Ir. Markus Miten Kleden, MP, ini memulai perjalanan panjang mereka ke Malaka pada tanggal 23 Mei 2025. Perjalanan darat sejauh 245 km dari Kupang, dengan estimasi waktu sekitar 7 jam, ditempuh demi mencapai lokasi PkM di SDK Kateri, Kabupaten Malaka.

Pelaksanaan inti kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung pada tanggal 24 Mei 2025, dimulai tepat pukul 09.00 WITA. Sasaran utama program ini adalah seluruh siswa-siswi SDK Kateri. Kehadiran dan kontribusi tim Undana disambut hangat oleh Kepala Sekolah SDK Kateri, Herman Klau Roman, A.Ma.Pd, yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif tersebut.

Program ini dilatarbelakangi oleh observasi tim Undana mengenai rendahnya minat baca siswa di SDK Kateri. Kondisi ini mendorong Undana untuk berinisiatif mengoptimalkan fungsi perpustakaan sekolah sebagai pusat literasi yang vital, sekaligus menyediakan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi siswa.

Tujuan utama dari program ini adalah untuk menumbuhkan kebiasaan membaca yang menyenangkan di kalangan siswa, mendorong mereka menjadikan membaca sebagai kegiatan rutin, serta membekali mereka dengan pemahaman mendalam tentang pentingnya perpustakaan sebagai sarana utama untuk belajar, bermain, dan berdiskusi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Tim PkM, Dr. Ir. Markus Miten Kleden, MP. Dalam sesinya, siswa-siswi SDK Kateri diberikan materi edukatif tentang urgensi dan multifungsi perpustakaan, bukan hanya sebagai tempat membaca, melainkan juga sebagai sarana bermain, berdiskusi, bahkan mengerjakan pekerjaan rumah. Setelah sesi materi, tim menyerahkan bantuan buku dan bergotong royong menata ulang ruangan perpustakaan.

Konsep “Library-Corner” ini diharapkan dapat menjadi magnet kuat yang meningkatkan minat dan kebiasaan siswa untuk lebih sering berkunjung ke perpustakaan. Dengan demikian, perpustakaan akan berfungsi optimal sebagai pusat belajar, membaca, berdiskusi, dan memanfaatkan berbagai fasilitas literasi lainnya.

Inisiatif Undana ini jauh melampaui sekadar sumbangan buku. Ini adalah sebuah investasi jangka panjang dalam membangun fondasi literasi yang kuat di generasi muda. Dengan menciptakan lingkungan membaca yang menarik dan mudah diakses, Undana berperan aktif dalam membentuk siswa yang gemar membaca dan memiliki kemampuan berpikir kritis sejak dini.

Program ini diharapkan tidak hanya membawa dampak positif signifikan bagi minat baca siswa SDK Kateri, tetapi juga menjadi model pengembangan literasi yang dapat direplikasi di sekolah-sekolah lain, khususnya di daerah terpencil. Dengan demikian, upaya ini berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing di masa depan, dimulai dari pelosok Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan PkM ini menjadi bukti nyata adanya kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dasar dalam mengatasi tantangan pendidikan di daerah. Keterlibatan langsung tim perpustakaan Undana mencerminkan komitmen universitas dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Respons positif dari Kepala Sekolah SDK Kateri juga mengindikasikan betapa program semacam ini sangat dibutuhkan dan memberikan dampak nyata bagi komunitas sekolah. (Ing)

Comments are closed.
Archives