(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Integrasikan Riset ke Bahan Ajar, Perkuat Kurikulum Outcome-Based Education

KUPANG – Lembaga Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar lokakarya untuk mendorong dosen mengintegrasikan hasil penelitian ke dalam bahan ajar. Kegiatan ini merupakan upaya Undana untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan global.

Lokakarya yang bertajuk “Integrasi Penyusunan Bahan Ajar Berbasis Penelitian” ini diikuti oleh koordinator program studi, dosen penerima hibah penelitian dan pengabdian, serta Gugus Kendali Mutu (GKM) di Ruang Theater, Gedung Rektorat, Senin (16/9/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Budi Legowo, S.Si., M.Si, Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran Universitas Sebelas Maret. Ia menekankan pentingnya penyusunan bahan ajar yang selaras dengan paradigma Outcome-Based Education (OBE).

Menurut Dr. Budi, bahan ajar berbasis riset memiliki lima karakteristik utama: berbasis bukti (evidence-based), terkini (up-to-date), kontekstual, berpusat pada mahasiswa (student-centered), dan berorientasi pada pemecahan masalah (problem-solving oriented).

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ajang bagi dosen penerima hibah untuk mendiskusikan strategi integrasi hasil riset ke dalam perkuliahan. Sinergi antara koordinator prodi dan penerima hibah diharapkan menghasilkan bahan ajar yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

Kepala LP3M Undana, Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M.Kes., dalam sambutannya menegaskan bahwa lokakarya ini bertujuan agar hasil riset dosen tidak hanya berhenti pada publikasi jurnal, tetapi juga dapat menjadi materi kuliah yang relevan.

“Dengan begitu, materi kuliah menjadi lebih relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Undana menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset di kalangan dosen. Lokakarya ini juga memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang mutakhir, analitis, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.(Iyl)

Comments are closed.
Archives