(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Prof. Jefri Bale Tawarkan Transformasi Total, Jadikan Undana “World Class”

KUPANG – Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., tampil sebagai bakal calon Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) dengan sebuah visi yang ambisius: menjadikan Undana sebagai universitas kelas dunia yang tetap relevan dengan masalah-masalah lokal. Dalam pemaparan visi, misi, dan program kerjanya, ia menawarkan sebuah peta jalan transformasi total yang ia sebut sebagai “pembangunan berdampak dan berkelanjutan.”

Bertempat di Auditorium Grha Cendana pada Selasa, 23 September 2025, Prof. Jefri membuka presentasinya dengan menekankan pentingnya memahami tantangan sebelum melangkah. Ia menyoroti tujuh masalah utama yang dihadapi Undana, mulai dari kurikulum yang belum adaptif, kesenjangan infrastruktur, hingga kompetensi dosen dan kualitas riset yang belum optimal.

Visi besar Prof. Jefri, “Menuju World Class – Locally Relevant University untuk Mewujudkan Pembangunan Berdampak dan Berkelanjutan,” akan diwujudkan melalui serangkaian program transformasi yang komprehensif. “Kita melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal untuk memastikan strategi dan isu yang akan kita ambil tepat sasaran,” jelasnya.

Transformasi tata kelola menjadi fondasi pertama. Prof. Jefri menekankan pentingnya manajemen yang transparan dan berbasis risiko. Ia berencana membentuk unit layanan terpadu, menerapkan manajemen risiko, dan melakukan survei kepuasan stakeholder secara rutin. “Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan ukuran kuantitatif, tetapi harus memastikan pelayanan kita memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.

Di bidang riset, Prof. Jefri mengarahkan fokus pada luaran nyata yang memiliki dampak. “Luaran yang dimaksud mencakup HAKI, paten, dan inovasi yang dapat menjawab persoalan riil di lapangan,” tambahnya. Ia juga mendorong diversifikasi skema riset dan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa.

Dalam bidang pembelajaran, Prof. Jefri menekankan penerapan Outcome-Based Education (OBE) dan pemanfaatan teknologi digital. Ia menegaskan, tujuan utamanya adalah membentuk mahasiswa yang kreatif, kritis, dan siap bersaing secara global. Kurikulum akan dirancang agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Tak hanya itu, kolaborasi dan kemitraan strategis, baik nasional maupun internasional, menjadi fokus lain. Prof. Jefri berencana membangun jejaring dengan universitas lain dan memperkuat peran alumni. Tujuannya adalah memastikan Undana terintegrasi dalam ekosistem global dan mampu bersaing di kancah internasional.

Untuk memastikan seluruh transformasi ini berhasil, Prof. Jefri juga memperkenalkan akronim TRANSFORM sebagai etos kerja universitas. Akronim ini mencakup nilai-nilai seperti Truth (kebenaran), Respect (rasa hormat), Accountability (akuntabilitas), dan Novelty (kebaruan), yang menjadi dasar bagi seluruh civitas akademika.

Prof. Jefri meyakini bahwa dengan visi yang terukur, Undana akan mampu menghadapi tantangan era modern yang penuh ketidakpastian. “Dengan visi yang terukur kita bisa memastikan bahwa Undana mampu mengantisipasi tantangan eksternal,” paparnya.

Di akhir pemaparannya, Prof. Jefri mengajak seluruh civitas akademika untuk melihat Undana sebagai medan pertempuran intelektual. “Mari bersama kita menempatkan Undana di posisi terbaik pada papan catur peradaban dengan mewujudkan pembangunan yang berdampak dan berkelanjutan,” pesannya. Visi dan misi yang ia tawarkan bukan sekadar rencana, melainkan seruan untuk perubahan total demi kemajuan Undana dan masyarakat NTT. (Audc)

Comments are closed.
Archives