(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Keseimbangan Inovasi dan Nilai Lokal: Puncak Konferensi IAPA di Undana Ditekankan Gubernur NTT sebagai Fondasi Birokrasi Modern

KUPANG – Rangkaian Indonesian Association for Public Administration (IAPA) International Congress & Conference 2025, yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana), memasuki puncak kegiatan konferensi pada Rabu (29/10/2025). Agenda hari terakhir ini berfokus pada sesi konferensi yang menampilkan pembicara utama internasional dan nasional, serta diskusi akademik yang menggali keterkaitan antara kearifan lokal dan praktik tata kelola publik modern.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, membuka sesi konferensi dengan menekankan pentingnya adaptasi birokrasi di tengah era digitalisasi tanpa meninggalkan akar budaya.

“Tradisi, nilai, dan kearifan lokal adalah fondasi yang menjaga agar inovasi tidak kehilangan jati diri bangsa. Inovasi tidak bisa disalin mentah-mentah, perlu adaptasi, kontekstualisasi, dan tetap menjawab nilai-nilai lokal,” ujarnya, seraya menegaskan masa depan administrasi publik haruslah manusiawi dan menghargai kebutuhan lokal.

Senada dengan Gubernur, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IAPA, Prof. Dr. Agus Pramusinto, M.DA, menyoroti makna konferensi ini dalam konteks keberagaman.

“Sudah saatnya kita merefleksikan keseimbangan antara praktik administrasi modern dengan kearifan tradisional yang telah lama ada,” ungkap Prof. Agus.

Sementara itu, Dr. Drs. Siprianus Suban Garak, M.Sc., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, menegaskan bahwa IAPA telah menjadi wadah penting yang strategis untuk menghasilkan diskusi bermakna dan ide-ide baru yang berkontribusi pada sektor publik yang lebih responsif dan berkelanjutan.

Pembicara Internasional dan Prestasi Undana

Sesi puncak konferensi menghadirkan sejumlah pembicara internasional, seperti Prof. Stein Kristiansen dari Adger University (Norwegia) dan Prof. Kwon Gi Heon dari Sungkyunkwan University (Korea Selatan), serta tokoh regional seperti Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dan H.E. Agostinho Letenfio de Deus dari Timor Leste.

Closing Ceremony menjadi penutup yang membanggakan bagi tuan rumah. Tim Undana menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan lima Best Paper konferensi, atas karya mereka berjudul Enhancing Community Based-Tourism Sustainability: A Hexo Helix Collaboration in Fatumnasi. Selain itu, mahasiswa Administrasi Negara, Filomen Astri Hasa, meraih Juara Tiga Lomba Menulis Artikel dengan tema manajemen keuangan publik dalam pengelolaan bencana.

Keberlanjutan semangat kolaborasi IAPA dikukuhkan dengan pengumuman Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sebagai tuan rumah penyelenggara IAPA 2026. Dengan suksesnya konferensi yang digelar oleh FISIP Undana ini, momentum yang sama diharapkan akan terus berlanjut di Unsoed, membawa diskusi mengenai administrasi publik yang lebih responsif dan berkelanjutan ke tingkat yang lebih tinggi. (Audc)

Comments are closed.
Archives