(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

IAPA 2025: Audiensi Undana dan Pemprov NTT Sepakati Sinergi Budaya dan Ekonomi Melalui Pameran UMKM Lokal

KUPANG – Dalam rangka mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan konferensi internasional Indonesian Association for Public Administration (IAPA) 2025, panitia pelaksana dari Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar audiensi bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, di Kantor Gubernur pada Senin (20/10/2025).

Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Dr. I Putu Yoga B. Pradana, M.Si., dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ini bertujuan memperkuat sinergi antara Undana sebagai tuan rumah dan Pemerintah Provinsi NTT, memastikan agenda akademik berskala global yang akan diselenggarakan pada 28–29 Oktober 2025 mendatang berjalan sukses.

Tema Lokal, Dampak Global

Dr. Yoga melaporkan perkembangan kesiapan teknis, dan menegaskan bahwa IAPA 2025 harus menjadi wadah kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan promosi NTT. Konferensi ini mengusung tema Indigenous Public Administration: Bridging Tradition, Innovation, and Governance for a World-Class Public Sector, menyoroti peran nilai-nilai kearifan lokal dalam inovasi dan tata kelola publik.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menyambut baik sinergi ini, menilai acara internasional sangat penting untuk mengenalkan NTT.

“Kami dari pemerintah provinsi sangat mengapresiasi dan senang dengan penyelenggaraan kegiatan seperti ini karena melalui kegiatan ini, NTT semakin banyak dikenal, baik itu dari geografisnya maupun seni budayanya yang beragam,” ungkap Johni Asadoma.

Gagasan Pameran UMKM Disambut Baik

Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan gagasan strategis untuk memperkuat keterlibatan pelaku lokal melalui penyelenggaraan pameran UMKM. Pameran ini diharapkan menjadi sarana memperkenalkan produk dan karya daerah kepada peserta internasional dari Timor Leste, Norwegia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Filipina, dan negara-negara lainnya.

“Kami berharap dalam rangkaian konferensi nanti dapat diadakan pameran UMKM yang menampilkan produk dan karya pelaku lokal. Ini bisa menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk memperkenalkan potensi NTT kepada peserta dari berbagai daerah dan negara,” ujar Dr. Yoga.

Menanggapi hal tersebut, Johni Asadoma menyatakan dukungan penuh. Ia menilai gagasan tersebut selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha. Pertemuan yang berlangsung dinamis ini menghasilkan kesepakatan bahwa IAPA 2025 harus menjadi ajang kolaborasi yang menonjolkan keunikan dan potensi NTT secara menyeluruh. (Audc)

Comments are closed.
Archives