(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Didorong Mendukung Proyek Nasional: KESDM Gandeng Undana Bahas Hilirisasi Garam dan Rumput Laut NTT

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) menjadi titik fokus kelima dalam agenda nasional Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi (Satgas PHKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). Kunjungan ini ditandai dengan pelaksanaan seminar bertema “Hilirisasi Sektor Kelautan, Perikanan, dan Mineral di NTT dalam Mendukung Keberlanjutan Perekonomian dan Pendapatan Daerah” di Teater Rektorat Undana pada Jumat, 14 November 2025.

Seminar ini menegaskan peran strategis pemerintah dalam mendorong agenda hilirisasi sumber daya alam yang kini diperluas. Dani Setiawan, M.Si., Sekretaris Satgas PHKE, menjelaskan bahwa mandat hilirisasi yang tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025 kini tak hanya menyasar mineral dan batu bara, tetapi juga merambah sektor vital lain, termasuk kelautan dan perikanan.

Potensi Garam dan Rumput Laut NTT

Dani Setiawan secara khusus menyoroti potensi NTT sebagai wilayah pengembangan proyek hilirisasi, terutama untuk komoditas garam dan rumput laut.

“Saya mengikuti langsung identifikasi untuk rumput laut dan garam. Harapannya, jika hasil studi kelayakan sesuai, satu atau dua proyek hilirisasi di sektor ini bisa ditempatkan di NTT, termasuk di lingkungan universitas,” jelas Dani.

Kajian ini diharapkan dapat mendukung agenda pertumbuhan ekonomi pemerintah dan menghubungkan kebutuhan tenaga sektor terkait dengan proyek yang sedang disiapkan.

Rektor: Akademisi Kunci Indonesia Emas 2045

Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan peran strategis hilirisasi untuk pembangunan daerah. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi akademisi dan generasi muda Undana dalam mendukung arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Emas ada di adik-adik sekalian. Jiwa optimisme harus kita tanamkan di tantangan yang kita hadapi untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesan Rektor.

Seminar dilanjutkan dengan pemaparan mendalam dari narasumber, termasuk David Kaluge, S.E., M.S., M.Ec.Dev., Ph.D. (Tim Ahli Satgas PHKE) yang mengupas perlunya perubahan pola pikir pengelolaan mineral.

Dari akademisi Undana, Prof. Dr. Ir. Marcelien Dj. Ratoe Oedjoe, M.Si., memaparkan strategi hilirisasi rumput laut, sementara Dr. Franchy Christian Liufeto, S.Pi., M.Si., menyoroti pengembangan hilirisasi garam melalui rantai nilai dan teknologi adaptif.

Sesi diskusi berlangsung dinamis, dengan mahasiswa mengangkat potensi pengembangan geotermal, sementara akademisi menyoroti peluang nilai tambah bagi daerah.

Melalui forum ini, Undana menegaskan perannya sebagai ruang kolaborasi dan penghasil gagasan untuk mendorong hilirisasi di NTT, memperkuat pemahaman bersama tentang peluang, dan langkah yang bisa ditempuh ke depan. (Audc)

Comments are closed.
Archives