(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Budaya NTT Go Global: Undana Jadi Pintu Masuk 13 Mahasiswa Maastricht University ke Indonesia Timur

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menegaskan posisinya sebagai mitra akademik internasional utama di Indonesia Timur. Sebanyak 13 mahasiswa Maastricht University, Belanda, memulai program studi lapangan (field study) di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama hampir satu bulan, terhitung sejak 2 hingga 28 November 2025, menandai tahun kedua kerja sama yang sukses antara kedua institusi.

Undana berperan sentral sebagai “pintu masuk utama”, memfasilitasi kebutuhan birokrasi akademik dan menjadi pusat perkuliahan awal bagi para mahasiswa asing ini sebelum mereka melakukan observasi langsung di lapangan. Selama berada di Kota dan Kabupaten Kupang, mereka akan mendalami berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dimensi budaya, hukum, sosial, ekonomi, dan politik lokal.

Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc., menyambut kehadiran delegasi Belanda tersebut dengan penuh kehormatan. Beliau menegaskan bahwa pimpinan Undana berkomitmen untuk memberikan dukungan terbaik demi kelancaran field study mahasiswa. Bahkan, Rektor telah melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Kupang untuk mengantisipasi dan menghilangkan potensi kendala selama program berlangsung.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi Undana untuk dapat menerima kehadiran kalian di sini bersama kami. Undana akan melakukan yang terbaik untuk mendukung kelancaran field study, termasuk para teman-teman Undana juga akan turut membantu. Silakan nikmati waktu kalian selama berada di sini,” ujar Rektor, memastikan dukungan penuh bagi para tamu asing.

Para mahasiswa Maastricht University ini berasal dari berbagai disiplin ilmu, seperti Hukum, Sosial, Politik, dan Ekonomi. Oleh karena itu, Undana mengerahkan dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) untuk memberikan pendampingan akademik sesuai bidang ilmu masing-masing.

Mekanisme studi lapangan dirancang secara terstruktur. Pada pekan pertama, para mahasiswa asing akan mengikuti perkuliahan intensif di Undana untuk memperdalam pemahaman tentang budaya, sistem hukum di Indonesia, pola hidup masyarakat NTT, serta isu-isu sosial politik lokal. Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan observasi langsung ke lapangan, termasuk kunjungan resmi ke Wali Kota dan Bupati Kupang.

Prof. Dr. drh. Annytha I. R. Detha, M.Si., Wakil Rektor Bidang Akademik, menjelaskan bahwa kolaborasi ini secara tegas memposisikan Undana sebagai mitra strategis internasional. Kerena kesamaan program studi, Maastricht University menjadikan Undana sebagai rujukan utama untuk memperkenalkan budaya dan kehidupan masyarakat NTT kepada dunia luar.

Kerja sama ini juga merupakan wujud nyata dari visi Undana sebagai “Global Oriented University.” Melalui interaksi ini, mahasiswa Undana secara tidak langsung berpeluang menimba wawasan global, sekaligus membuka potensi bagi mahasiswa Undana untuk melakukan field study di Belanda berkat perjanjian kerja sama yang telah terjalin.

Prof. Annytha menyatakan harapannya agar kerja sama yang terjalin selama dua tahun ini menjadi pendahuluan yang baik. Ia memiliki mimpi besar agar ke depan, Maastricht University dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, sehingga anak-anak Undana juga dapat melakukan field study di Belanda dengan skema pendanaan yang dimediasi oleh universitas.

“Menurut saya, menambah wawasan menjadi kunci. Pola pikir kita juga akan terasah melalui proses-proses seperti ini, membuka wawasan bahwa di dunia luar ada banyak hal yang bisa dipelajari dan kemudian diadopsi untuk memberikan inovasi baru bagi Undana,” tutupnya, menegaskan bahwa pengembangan wawasan global bagi sivitas akademika adalah manfaat terbesar dari kolaborasi internasional ini. (Fnt)

Comments are closed.
Archives