(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Bidik Pengakuan Global, FPKP Undana Perkuat Fondasi Akreditasi Internasional melalui Koordinasi Strategis

KUPANG – Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi menetapkan peta jalan baru menuju standar pendidikan berkelas dunia. Melalui Rapat Koordinasi Besar (Rakorbes) yang digelar baru-baru ini, FPKP Undana menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi proses akreditasi internasional sebagai langkah nyata mewujudkan visi universitas sebagai World Class University.

Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh civitas akademika FPKP untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi tanpa sekat guna memenuhi parameter ketat lembaga akreditasi internasional.

Sinergi Berkelanjutan dan Kepemimpinan Baru

Rapat koordinasi ini juga menjadi panggung transisi kepemimpinan yang harmonis antara jajaran dekanat periode sebelumnya dengan dekan terpilih. Penekanan utama diberikan pada keberlanjutan program strategis yang telah diletakkan oleh kepemimpinan terdahulu, terutama dalam hal kemandirian tata kelola fakultas.

“Transformasi menuju akreditasi internasional bukan sekadar mengejar status, melainkan upaya kita untuk menjamin kualitas lulusan FPKP agar mampu bersaing di pasar kerja global. Ini adalah kerja kolektif yang membutuhkan fondasi kemandirian yang kuat,” ungkap Dekan FPKP, Dr. Ir. Agnette Tjendanawangi, M.Si dalam sambutannya.

Strategi Kemandirian dan Optimalisasi Sumber Daya

Dalam Rakorbes tersebut, dirumuskan sejumlah strategi prioritas untuk memperkuat struktur organisasi fakultas, di antaranya:

  • Optimalisasi Laboratorium dan Riset: Peningkatan fasilitas penelitian guna mendukung publikasi ilmiah bereputasi internasional.
  • Kemandirian Tata Kelola: Mendorong unit-unit kerja di bawah FPKP untuk lebih inovatif dalam pengelolaan sumber daya dan administrasi.
  • Sinkronisasi Kurikulum: Menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri kelautan global tanpa meninggalkan kearifan lokal perairan NTT.

Membangun Ekosistem Akademik yang Inklusif

Semangat “Sinergi Tanpa Sekat” diusung untuk memastikan bahwa seluruh elemen, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, terlibat aktif dalam proses peningkatan mutu. Rakorbes ini pun menjadi ruang dialog terbuka untuk mengevaluasi tantangan teknis di lapangan serta mencari solusi solutif demi kelancaran proses akreditasi.

Dengan koordinasi yang solid dan visi yang terukur, FPKP Undana optimis dapat segera meraih rekognisi internasional. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan reputasi Undana di mata dunia, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan sektor perikanan dan kelautan di wilayah Nusa Tenggara Timur. (Ing)

Comments are closed.
Arsip