KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan media berjaringan nasional, Kompas TV Kupang, untuk memperluas jangkauan diseminasi informasi akademik. Kesepakatan perdana ini ditandai dengan pertemuan formal di Kantor Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) Undana, Senin (9/2/2026).
Sinergi ini merupakan bagian dari transformasi strategi komunikasi publik Undana guna memposisikan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang transparan, inovatif, dan informatif di tingkat nasional.


Target 24 Liputan Berkualitas dalam Setahun
Melalui fasilitasi Humas Undana, kedua belah pihak menyepakati pelaksanaan 24 kali liputan komprehensif selama satu tahun ke depan. Untuk menjaga kualitas dan konsistensi pesan, koordinasi konten akan dikelola melalui satu pintu yang selaras dengan visi universitas.
Sub Koordinator Humas Undana, Ollien Manggol, S.KM., M.PA., CRA., menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan instrumen penting dalam pemenuhan indikator kinerja institusi. “Publikasi yang profesional dan terukur sangat krusial bagi kami. Media adalah mitra strategis untuk memastikan setiap capaian Undana terekspos secara luas dan akurat,” ujar Ollien.

Mengemas Potensi Lokal Menuju Panggung Nasional
Kepala Biro Kompas TV – NTT, Kalixtus Taus, berkomitmen untuk menggali nilai berita (news value) dari setiap kegiatan akademik di Undana. Fokus utama kolaborasi ini adalah menemukan sudut pandang unik dan inovatif yang mampu menarik perhatian audiens secara nasional.
“Kami ingin potensi besar Undana memiliki dampak luas. Kami akan berkolaborasi untuk mengemas informasi agar mampu menembus klaster Indonesia Timur hingga panggung nasional,” tegas Kalixtus. Distribusi konten nantinya akan mencakup siaran televisi lokal, siaran 7 televisi klaster wilayah Indonesia Timur, hingga kanal YouTube resmi Kompas TV dengan prioritas kecepatan tayang satu hari setelah kegiatan (one day service).

Ruang Lingkup Kolaborasi Komprehensif
Selain peliputan berita advetorial, kerja sama ini mencakup dukungan teknis yang lebih luas, seperti penyelenggaraan liputan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, dukungan peliputan konferensi pers Universitas untuk isu-isu strategis hingga fasilitasi podcast.


Dengan dukungan jaringan kuat dari Kompas TV, Undana optimistis berbagai aktivitas riset, pengabdian masyarakat, dan prestasi mahasiswa dapat menjangkau masyarakat secara lebih berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan tinggi di Nusa Tenggara Timur. (Audc)
