JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menyelenggarakan program strategis “Tendik Berdampak: Penguatan Kompetensi dan Profesionalisme”. Program ini dirancang sebagai upaya prioritas untuk memperkuat kompetensi teknis, sosio kultural, dan profesional bagi Tenaga Kependidikan (Tendik) di seluruh Perguruan Tinggi (PT) di lingkungan Kemendiktisaintek.
Dalam surat penawaran bernomor 4373/B4/DT.04.01/2025 tertanggal 19 November 2025, Direktur Sumber Daya, Sri Suning Kusumawardani, mengundang seluruh Pimpinan PTN/PTS dan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I sampai XVI untuk berpartisipasi. Program ini dilaksanakan untuk memastikan Tendik mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini. Tendik yang dapat berpartisipasi dalam program ini, dapat berasal dari kategori PNS, PPPK maupun Non ASN.


Tiga Rangkaian Kegiatan dan Modul Spesialisasi
Program “Tendik Berdampak” terdiri dari tiga rangkaian kegiatan utama:
- Seminar Nasional Hybrid:
- Waktu: 25 November 2025, Pukul 10.00 WIB s.d. selesai.
- Topik: “AI dalam Pelayanan Prima: Meningkatkan Efisiensi dan Kualitas Pelayanan Pendidikan”.
- Pelaksanaan: Daring (Zoom/Youtube Live Streaming) dan Luring (bagi satu perwakilan Tendik per PT di wilayah Jakarta).
- Pembelajaran Modul Digital (MOOC ICE-Institute):
- Pendaftaran Angkatan I: 24–26 November 2025.
- Pelaksanaan Modul: 27–28 November 2025.
- Bidang Fokus Angkatan I: Ditujukan bagi Tendik pada bidang khusus, yaitu Analis Kebijakan, Analis SDM, Arsiparis, Pranata Humas, Pranata Komputer, Pranata Laboratorium Pendidikan, dan Pustakawan.
- Workshop-BenchmarkingLuring:
- Waktu: 15–19 Desember 2025.
- Peserta: Tendik Angkatan I yang telah menyelesaikan modul digital dan terpilih berdasarkan hasil seleksi yang diumumkan pada 2 Desember 2025.
- Lokasi Benchmarking: Tujuh perguruan tinggi unggulan, seperti IPB University (Pranata Laboratorium Pendidikan), BINUS University (Pranata Humas), Universitas Gadjah Mada (Pranata Komputer), dan Universitas Indonesia (Pustakawan).
Peluang Beasiswa dan Ketentuan Partisipasi
Program ini menawarkan insentif signifikan. Peserta terbaik dari workshop benchmarking akan mendapatkan rekomendasi program beasiswa gelar atau non-gelar Tahun 2026 (sesuai ketentuan).
Setiap Perguruan Tinggi diwajibkan mengajukan Surat Rekomendasi resmi dari Pimpinan PT. PT dapat mengajukan minimal satu Tendik untuk satu modul dan maksimal tujuh Tendik, masing-masing dengan modul yang berbeda. Penting ditekankan bahwa program ini tidak diperuntukkan bagi Tendik yang menduduki jabatan struktural.

Perguruan Tinggi hanya diperkenankan mengisi formulir pendaftaran SATU KALI (1x). PT bertanggung jawab penuh atas keabsahan seluruh informasi, dan pengisian formulir yang tidak sah akan berakibat pada konsekuensi biaya keikutsertaan.
Direktur Sumber Daya berharap PT dapat memanfaatkan program ini sebagai upaya mendasar dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi nasional. (Ing)
