(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana dan UCB Perkuat Kolaborasi Pengembangan Pusat Bahasa Mandarin, Dorong Daya Saing Global

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Universitas Citra Bangsa (UCB) memperkuat sinergi akademik melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) dalam bidang pengembangan Pusat Bahasa Mandarin. Penandatanganan perjanjian ini menandai langkah strategis Undana dan UCB dalam memperluas jejaring akademik sekaligus mendorong peningkatan kompetensi bahasa asing yang krusial bagi mahasiswa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UCB, Jhon Einsten, S.Kom., M.Cs., menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bentuk sinergi yang sejalan dengan tanggung jawab bersama antarperguruan tinggi dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.

“Kami menggandeng Undana karena kita sesama perguruan tinggi, maka sudah selayaknya untuk bermitra, bukan hanya untuk Mandarin Centre saja, namun tugas utama kita melaksanakan Tridharma,” ujarnya.

Jhon Einsten menambahkan, tujuan utama kerja sama ini adalah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing global. “Harapan kami lebih kepada bagaimana kami menghasilkan output lulusan yang bisa bekerja di luar negeri,” jelasnya, menekankan orientasi lulusan yang siap bersaing di pasar kerja internasional.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa Undana mengedepankan prinsip kesetaraan dalam menjalin kemitraan. “Prinsip kerja sama ini yang kami kedepankan adalah kesetaraan dan saling menguntungkan, tidak hanya dalam aspek bahasa, tetapi juga secara umum dalam konteks lain,” tegasnya.

Drs. Yosep B. Kroon, M.A., Ph.D., Kepala UPT Bahasa Undana, menjelaskan bahwa pelatihan Bahasa Mandarin akan menjadi langkah awal yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa. Program kursus ini diharapkan dapat menghilangkan kendala bahasa bagi mahasiswa yang berpeluang mendapatkan beasiswa atau melanjutkan kuliah ke Tiongkok.

Yosep juga mengungkapkan harapannya agar kerja sama ini dapat berkembang lebih luas di masa mendatang. “Kita harapkan supaya kerja sama ini ke depan bisa lanjut ke bidang lain, bukan hanya bahasa tetapi juga pertukaran dosen sampai pada pertukaran teknologi seperti industri, pertanian, dan teknologi pembuatan kapal laut,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, Undana dan UCB menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat jejaring akademik dan memperluas kesempatan internasional bagi mahasiswa. Hal ini krusial untuk menunjang pengembangan potensi SDM di NTT.

Sinergi kedua kampus ini merupakan langkah konkret untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global, memastikan lulusan Undana dan UCB mampu menjawab tantangan di era kompetisi internasional. (IyL)

Comments are closed.
Arsip