(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

FISIP Undana Gelar Uji Kompetensi Analis Kebijakan Bersama LSP API, Perkuat Dosen sebagai Agent of Change

KUPANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Administrasi Publik Indonesia (API) menyelenggarakan Uji Kompetensi Analis Kebijakan bagi 24 dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Gedung Pascasarjana Undana pada Senin (27/10/2025), bertepatan dengan rangkaian acara Conference and Congress Indonesian Association for Public Administration (IAPA).

Uji kompetensi ini menghadirkan empat asesor bersertifikat nasional, termasuk Sri Juni Woro Astuti, Direktur LSP API, serta asesor dari Universitas Gadjah Mada, Universitas Brawijaya, dan Universitas Padjadjaran.

Direktur LSP API, Sri Juni Woro Astuti, menjelaskan bahwa sertifikasi ini bertujuan memberikan pengakuan formal terhadap kompetensi profesional sivitas akademika di bidang analisis kebijakan, sekaligus memperkuat standar kompetensi nasional. Ia menekankan bahwa kompetensi harus digunakan secara berkelanjutan, mengingat sertifikasi hanya berlaku selama tiga tahun.

“Kita harapkan para dosen di FISIP Undana bisa menjalankan kegiatan kajian-kajian kebijakan, membuat analisis kebijakan, dan menyuarakan realita yang ada, sehingga rekomendasi yang mereka sampaikan kepada para pemangku kepentingan benar-benar aplikatif,” ujarnya.

Dosen sebagai Juru Analisis Kebijakan

Sri Juni menegaskan bahwa profesi analis kebijakan merupakan kompetensi inti yang wajib dimiliki dosen dan mahasiswa administrasi publik. Kelulusan dosen dalam sertifikasi ini memiliki dampak langsung pada kurikulum dan mahasiswa.

“Kalau dosen memiliki kompetensi yang diakui secara nasional dan dilegalisasi dengan sertifikat BNSP, maka mereka dapat menjadi agent of change dalam pembelajaran di kurikulum prodi administrasi publik,” terangnya.

Ia menambahkan, salah satu capaian pembelajaran lulusan prodi administrasi publik adalah kemampuan menjadi analis kebijakan, sehingga fokus sertifikasi dimulai dari dosen dan akan merambah ke mahasiswa menjelang kelulusan.

Sementara itu, Alfred Omri Ena Mau, S.Sos., M.Si., dosen Ilmu Administrasi Negara FISIP Undana, menilai kegiatan ini sebagai pengalaman baru yang berharga. Ia berharap uji kompetensi serupa dengan format yang dikembangkan dan persiapan yang lebih matang dapat rutin dilaksanakan di Undana.

Pelaksanaan uji kompetensi ini juga merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara LSP API dan IAPA dalam memperluas jangkauan sertifikasi profesi di kawasan Indonesia Timur. Melalui kegiatan ini, FISIP Undana menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun tata kelola akademik yang berbasis kompetensi, kolaboratif, dan berorientasi pada praktik kebijakan publik yang aplikatif. (Iyl)

Comments are closed.
Arsip