(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Dosen Prodi BK FKIP Undana Dibekali Strategi Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi

KUPANG – Guna meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen di tingkat global, Program Studi Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar Coaching Clinic Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (24/10/2025) di Lantai II Kampus B FKIP Undana.

Pendampingan intensif ini menghadirkan Dr. Zummy Anselmus Dami, M.Pd., seorang penulis dan reviewer jurnal internasional bereputasi, yang membekali 15 dosen Prodi BK dengan teknik penulisan, strategi publikasi, serta pemahaman etika ilmiah. Peserta mengikuti sesi pemaparan, diskusi, dan pendampingan langsung penulisan naskah yang sedang disiapkan, termasuk konsultasi mengenai reference management dan cara menanggapi reviewer.

Kiat Kunci: Ubah Kebiasaan Menulis dari Lapangan ke Literatur

Dr. Zummy mengawali paparannya dengan menyoroti kesalahan umum dosen saat memulai penulisan artikel. Ia menyarankan strategi radikal: seorang penulis harus rutin membaca minimal satu artikel dari dua hingga tiga tahun terakhir setiap hari, bukan hanya menggali ide dari fenomena yang terjadi di lapangan.

“Sekarang ubahlah kebiasaan itu dengan mencari tahu dan membaca artikel publikasi yang diterbitkan di jurnal internasional bereputasi, jadi jangan hanya berpijak pada peristiwa-peristiwa di lapangan saja,” tuturnya.

Ia menekankan beberapa faktor krusial agar artikel tidak ditolak, yaitu kebaruan (novelty), kejelasan lingkup dan fokus, cakupan regional (regional scope), dan ketepatan partisipan (sample). Berdasarkan pengalamannya, alasan utama penolakan meliputi salah merumuskan masalah, kurangnya orisinalitas, dan kesalahan dalam desain penelitian atau persetujuan etis.

Fokus pada Pendahuluan dan Pembahasan

Dalam konteks jurnal terindeks Scopus, Dr. Zummy menyarankan urutan penulisan yang fokus pada hasil/temuan, metodologi, dan pembahasan, diakhiri dengan judul dan abstrak. Ia menyebut pendahuluan dan pembahasan sebagai dua bagian tersulit.

Untuk pendahuluan, ia menyarankan struktur lima paragraf yang berisi: state of the art (posisi penelitian), research gap (kesenjangan riset), novelty (kebaruan), dan kontribusi atau solusi.

“Editor dan reviewer adalah orang yang sibuk dan kerja mereka tidak dibayar, jadi usahakanlah agar (bagian) pendahuluan tidak perlu panjang lebar tetapi menampung semua hal ini,” sebutnya.

Bagian pembahasan harus menempatkan temuan dalam konteks yang komprehensif dan kritis, secara eksplisit membandingkan hasil penelitian dengan penelitian terkait sebelumnya untuk menguatkan atau mengontra.

Di akhir kegiatan, Dr. Zummy mendorong para dosen Prodi BK untuk menjadwalkan waktu membaca dan menulis satu paragraf per hari secara konsisten dan persisten. Diharapkan, coaching clinic ini dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri dosen untuk menghasilkan artikel siap submit dan membangun budaya akademik yang produktif, profesional, dan bereputasi di Undana. (Fnt)

Comments are closed.
Arsip