(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Peningkatan Kualitas SDM Desa: Dosen Faperta Undana Gelar Pelatihan Pembukuan Sederhana di Fatukoa

KUPANG – Mengingat kawasan pedesaan merupakan area strategis yang menyimpan sumber daya alam dan menjadi sumber pangan utama bagi perekonomian negara, Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi terus berperan aktif dalam pembangunan desa. Salah satu kegiatan terbarunya adalah Pelatihan Penerapan Pembukuan Sederhana Pada Kelompok Usahatani Ternak dan Koperasi Merdeka di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Kegiatan ini diselenggarakan pada 25 Juli 2025 oleh tim dari Fakultas Pertanian (Faperta) yang terdiri dari Prof. Dr. Ir. Marthen Robinson Pellokila, M.P., Santhy Chamdra, S.P., M.Si., dan Siska Elvani, S.P., M.P.

Mengatasi Kendala Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)

Kegiatan ini merupakan respons terhadap kendala utama dalam pembangunan desa, yaitu rendahnya mutu sumber daya manusia (SDM) di pedesaan. Data menunjukkan rata-rata lama sekolah penduduk pedesaan hanya mencapai 7,97 tahun, atau setara dengan kelas 1 Sekolah Menengah Pertama. Kondisi tingkat pendidikan yang rendah ini menjadi tantangan besar dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, salah satu fokus perbaikan kualitas SDM pedesaan adalah melalui perbaikan kesejahteraan masyarakat yang berpusat pada peningkatan produksi pertanian dan pemberdayaan koperasi desa.

Fokus Pelatihan Pembukuan Sederhana

Pelatihan ini melibatkan total 25 peserta yang terdiri dari pengurus Koperasi Merdeka dan perwakilan dari 12 kelompok tani-ternak yang ada di Kelurahan Fatukoa.

Materi yang diberikan dalam pelatihan ini sangat praktis, meliputi Pelatihan pembuatan Pembukuan Sederhana Usahatani Tanaman Pangan dan Ternak, Pelatihan pembuatan Pembukuan Sederhana Usaha Perikanan dan Pelatihan pembuatan Pembukuan Sederhana Koperasi.

Pelatihan tersebut terbukti berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Di akhir sesi, lebih dari 80% peserta berhasil membuat pembukuan sederhana, mulai dari neraca, laporan arus kas, hingga laporan rugi-laba.

Berdasarkan aspirasi yang diterima tim pengabdi dari peserta, semua peserta pelatihan sepakat menyarankan agar kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkala untuk memantapkan pemahaman dan menyegarkan pengetahuan mereka mengenai pembukuan keuangan. (Ing)

Comments are closed.
Arsip