(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Hadirkan Erwin Yuan, Dorong Mahasiswa Tenun Ikat Jadi Wirausaha

KUPANG – Program Studi (Prodi) Teknik Pembuatan Tenun Ikat Universitas Nusa Cendana (Undana) menggelar kuliah umum kewirausahaan dengan menghadirkan desainer kenamaan, Erwin Yuan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan bisnis tenun ikat di era digital.

Kuliah umum bertema “Inovasi dan Peluang Bisnis Tenun Ikat di Era Digital” ini berlangsung di Gedung Teater Rektorat pada Rabu (17/9/2025). Erwin Yuan, yang juga CEO dari Padu Padan Tenun, membagikan pengalaman inspiratifnya sebagai alumni Undana.

Ia memaparkan berbagai kiat sukses dalam memadukan kreativitas dengan strategi bisnis yang relevan di era digital. Erwin juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya inovasi dan promosi. “Tenun tidak bisa hanya berhenti di akar budayanya, tapi harus jadi produk yang relevan di semua kalangan. Harus berani berinovasi dan membawanya ke pasar nasional maupun internasional,” pesannya memotivasi mahasiswa.

Sesi semakin menarik ketika Erwin berkesempatan mereview beberapa karya tenun mahasiswa. Ia memberikan apresiasi atas detail dan inovasi yang terlihat, sekaligus saran konstruktif untuk pengembangan lebih lanjut.

Wakil Dekan II FST Undana, Dr. Ir. Erich U. K. Maliwemu, S.T., M.Eng., dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan dunia usaha. Ia berharap kegiatan ini dapat melengkapi kompetensi yang tidak sepenuhnya didapatkan di ruang kelas.

Senada dengan itu, Koordinator Prodi Teknik Pembuatan Tenun Ikat, Ariency Kale Ada Manu, S.T., M.T., mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya kuliah umum perdana ini. “Kami berharap mahasiswa bisa belajar banyak dan menjadikan ini motivasi untuk bergelut di bidang fashion khususnya tenun ikat,” ujarnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat jelas saat sesi diskusi dibuka. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari strategi pemasaran di media sosial hingga cara menjaga kualitas produk. Erwin Yuan menjawab setiap pertanyaan dengan lugas dan informatif.

Kuliah umum ini menjadi wujud nyata komitmen prodi untuk mencetak lulusan yang tidak sekadar menguasai teknik menenun, tetapi juga memiliki pemahaman bisnis yang kuat. Tujuannya adalah memastikan mahasiswa siap menghadapi tantangan pasar di masa depan dan menjadi motor penggerak industri tenun ikat. (Audc)

Comments are closed.
Arsip