(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Perkuat Kemitraan di TTS: Lawan Stunting dengan Program Unggulan!

Soe, NTT – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan daerah melalui kunjungan kerja Rektor Undana ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada tanggal 18 hingga 20 Juli 2025. Kunjungan strategis ini bertujuan untuk mempererat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten TTS, sekaligus memastikan optimalisasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bagian integral dari Tridharma Perguruan Tinggi.

Perjalanan Rektor Undana ini diawali dengan pertemuan hangat di ruang kerja Asisten I Sekretaris Daerah (Setda) TTS, Denny Nubatonis, S.Sos., M.Si., yang langsung menyambut kehadiran Rektor Undana. Dalam sambutannya, Asisten I Setda TTS menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata Undana dalam memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat TTS. Ia juga menyoroti peran vital para alumni Undana, baik lulusan S1 maupun S2, yang kini banyak menduduki posisi strategis dalam birokrasi pemerintahan daerah, menunjukkan kualitas lulusan Undana.

Undana sebagai Perguruan Tinggi Negeri terkemuka di Kota Kupang dengan akreditasi Unggul, menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang berdaya saing tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Rektor Undana turut menyampaikan kabar gembira terkait dengan status Undana yang resmi menjadi prioritas penerima beasiswa skema afirmasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2025. Program ini, yang terbuka untuk delapan program magister dan dua program doktor, membuka pintu lebih lebar bagi putra-putri terbaik TTS untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi, sebuah peluang emas bagi peningkatan SDM lokal.

Setelah berdialog dengan jajaran pemerintah daerah, rombongan Rektor melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Kota Soe, tepatnya di Kelurahan Karang Siri, untuk meninjau langsung pelaksanaan KKN mahasiswa Undana. Rektor menekankan urgensi peran mahasiswa dalam memberikan kontribusi positif serta dampak nyata bagi masyarakat. “KKN adalah wujud implementasi ilmu dan proses adaptasi bermasyarakat. Semoga kegiatan ini dapat diselesaikan dengan sukacita sesuai waktu yang telah ditentukan,” tegas Rektor, memberikan semangat dan motivasi kepada para mahasiswa.

Tak lupa, Rektor mengingatkan para mahasiswa KKN untuk senantiasa mengonsultasikan program kerja yang telah disusun kepada pemerintah setempat dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Hal ini penting guna memastikan program yang dijalankan dapat menjawab tantangan dan kebutuhan riil di lapangan. “Upayakan agar program dapat memberikan dampak positif, membangun kolaborasi ilmu pengetahuan, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, serta menjaga keseimbangan bersama antar warga masyarakat,” pesan Rektor, membekali mahasiswa dengan arahan yang komprehensif dan relevan dengan kondisi sosial.

Kunjungan berlanjut ke Desa Oehala, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten TTS, lokasi di mana Undana menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sangat dinanti-nantikan. Serangkaian program telah disiapkan, meliputi pengobatan gratis bagi warga, diseminasi inovasi pengelolaan ternak ayam potong, hingga program penghijauan untuk kelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Rektor Undana, dalam kesempatan tersebut, secara simbolis memberikan dukungan berupa ayam KUB (Kampung Unggul Balitbangtan) dan mesin tetas, sebagai stimulan awal untuk program-program tersebut.

Pemberian bantuan ini bukan tanpa alasan. Rektor berharap, masyarakat dapat mendukung program ini dengan menyiapkan kandang yang memadai, sementara mahasiswa diminta berperan aktif sebagai fasilitator dalam implementasinya di lapangan. “Semoga bantuan ini dapat menjadi langkah awal yang baik dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rektor, penuh harap. Ini menunjukkan komitmen Undana tidak hanya pada teori tetapi juga pada praktik nyata.

Bantuan ayam KUB dan mesin tetas ini merupakan bagian dari upaya konkret Undana dalam menangani permasalahan krusial di TTS, yakni stunting dengan tingkat prevalensi ≥30% dan kemiskinan ekstrem, berdasarkan data BPS 2023. Diharapkan, dengan peningkatan produktivitas ternak dan gizi masyarakat, kedua masalah serius ini dapat ditekan secara signifikan. Program ini dirancang sebagai intervensi langsung yang menyasar akar masalah di masyarakat.

Lebih dari sekadar program bantuan, inisiatif ini juga bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor peternakan, yang memiliki potensi besar di TTS. Melalui transfer pengetahuan dan teknologi, Undana berharap dapat menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

Kunjungan kerja Rektor Undana ke TTS ini merefleksikan sinergi yang kuat dan berkesinambungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Diharapkan, kemitraan strategis ini akan terus berlanjut dan menghasilkan lebih banyak inovasi serta solusi konkret untuk tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat Timor Tengah Selatan di masa depan. (Fnt)

Comments are closed.
Arsip