(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Kuatkan Kurikulum OBE: LP3M Gelar Lokakarya Pengawasan Mutu MBKM dan CPL Lulusan

KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) melalui Lembaga Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP3M) menyelenggarakan Lokakarya “Penguatan Implementasi Pembelajaran Luar Prodi, Kurikulum, dan Penguatan Kapasitas GPM dan GKM” selama dua hari, dimulai pada Selasa (7/10/2025) di Gedung Rektorat Undana.

Kegiatan ini secara fundamental bertujuan mengoptimalkan peran Gugus Pengendali Mutu (GPM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) di tingkat fakultas hingga program studi dalam mengevaluasi proses pembelajaran, baik di dalam maupun di luar prodi.

Koordinator Pusat Pembelajaran Luar Prodi LP3M, Dr. Yuliana T. Rubak, S.TP., MP, menjelaskan fokus utama lokakarya adalah memastikan GPM/GKM memahami proses pembelajaran agar dapat menilai kualitas dari keberlangsungan proses tersebut.

OBE: Jembatan Menara Gading ke Dunia Kerja

Lokakarya ini menjadi komitmen Undana dalam meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi melalui implementasi kurikulum Outcome-Based Education (OBE).

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. drh. Annytha I.R. Detha, M.Si, menyoroti bahwa penerapan OBE sangat penting karena merupakan jembatan penghubung vital antara dunia akademik dan dunia kerja.

“Implementasi OBE ini sudah harus diterapkan. Kurikulum OBE ini sebagai penghubung menara gading perguruan tinggi dengan dunia kerja agar kebutuhan dunia kerja itu dapat terjawab oleh perguruan tinggi,” tegas Prof. Annytha.

Ia juga menekankan bahwa penerapan OBE menjadi utama karena tercermin dalam standar akreditasi BAN-PT atau LAM. Prof. Annytha berpesan agar perubahan ini jangan dianggap sebagai beban kerja baru, melainkan sebagai upaya mematangkan kurikulum agar penerapannya bisa terukur dengan baik.

Fokus pada Pengawasan Magang MBKM

Koordinator Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran LP3M, Dr. Yetursance Y. Manafe, S.T., M.T., menjelaskan secara spesifik fokus implementasi OBE pada kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) atau Magang Berdampak.

“Penerapan kurikulum OBE harus menjawab kegiatan magang dan fokus utamanya adalah bagaimana kita bisa mengukur pencapaian pembelajaran lulusan (CPL) yang dibebankan ke mata kuliah, dan memastikan hasilnya sudah menjawab sesuai dengan CP yang diminta kurikulum,” jelasnya.

Sesi hari pertama diisi dengan pemaparan teknis dari narasumber luar: Dr. Zaroh Irayani, S.Si., M.Si dari LPMPP UNSOED yang membahas penetapan mata kuliah konversi MBKM, dan Dr. Budi Legowo, M.Si. dari UNS yang membahas evaluasi ketercapaian CPL.

Kepala LP3M Undana, Dr. Ir. Jacob M. Ratu, M.Kes, menjelaskan target luaran lokakarya adalah setiap program studi menghasilkan dokumen evaluasi ketercapaian CPL untuk mata kuliah rekognisi MBKM. Dokumen ini akan menjadi instrumen asesmen bagi prodi dan catatan penting bagi LP3M untuk tindak lanjut perbaikan mutu.

Lokakarya ini akan dilanjutkan dengan hari kedua pada Rabu (8/10/2025) dengan agenda praktik langsung, di mana setiap program studi diwajibkan memaparkan hasil pengisian instrumen CPL sebagai puncak dari rangkaian kegiatan. (Audc)

Galeri Foto

Comments are closed.
Arsip