(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Undana Kobarkan Semangat Pancasila: Benteng Ideologi Hadapi Tantangan Zaman

KUPANG – Halaman depan Kantor Rektorat Universitas Nusa Cendana (Undana) bergemuruh pada Senin, 2 Juni 2025. Seluruh civitas akademika bersatu dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, sebuah agenda krusial yang melampaui seremoni tahunan. Mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, upacara ini menjadi seruan kolektif untuk menjaga jati diri bangsa di tengah dinamika global.

Upacara ini dimulai tepat pukul 08.00 WITA. Pembina upacara, Rektor Undana, Prof. Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M.Sc, menyampaikan amanat langsung dari arahan strategis Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Rektor Undana menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila adalah momen krusial untuk terus merawat dan meneruskan obor ideologi bangsa ke setiap sanubari, memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tidak luntur ditelan waktu.

Prof. Maxs menjelaskan, sesuai semangat BPIP, Pancasila adalah jiwa, pedoman hidup, dan bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Amanat tersebut juga menggarisbawahi bahwa Pancasila adalah rumah besar yang merangkul keberagaman luar biasa Indonesia, mempersatukan jutaan jiwa dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya.

“Keberagaman ini adalah kekuatan fundamental yang wajib terus dipupuk, berlandaskan semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan martabat manusia. Di Undana, prinsip ini bukan sekadar teori, melainkan terwujud nyata dalam lingkungan kampus multikultural yang menjadi wadah kebhinekaan, layaknya Indonesia dalam skala kecil,” ujarnya. Kehadiran jajaran pimpinan, dosen, staf, dan mahasiswa dari berbagai fakultas Undana menunjukkan persatuan yang solid dalam momen penting ini.

Pancasila dan Arah Pembangunan Bangsa
Dalam konteks pembangunan nasional, Rektor menyoroti peran sentral Pancasila, khususnya terkait Asta Cita, delapan agenda prioritas pemerintah menuju Indonesia Emas 2045. Memperkokoh ideologi Pancasila merupakan salah satu pilar utama Asta Cita, dan Undana, sebagai institusi pendidikan, memegang peran krusial dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berlandaskan nilai-nilai ini.

Merujuk amanat BPIP, Rektor menyampaikan bahwa kemajuan tanpa landasan ideologis yang kuat akan mudah goyah, berpotensi melahirkan ketimpangan, bahkan dehumanisasi di era digital. Oleh karena itu, melalui semangat Asta Cita, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya civitas akademika Undana, untuk merevitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan. Ini adalah panggilan untuk menjadikan Pancasila sebagai panduan nyata dalam setiap langkah dan keputusan.

Prof. Maxs secara khusus menekankan pentingnya penanaman Pancasila sejak dini. Di lingkungan perguruan tinggi seperti Undana, ini berarti bukan hanya mengajarkan Pancasila dalam mata kuliah formal, namun juga mengintegrasikannya dalam seluruh kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, serta membentuk budaya kampus yang berkarakter Pancasila. Tujuannya adalah melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter dan kuat dalam integritas moral.

Partisipasi aktif seluruh civitas akademika merefleksikan tekad mereka dalam merawat fondasi negara. Hal ini juga menegaskan peran strategis Undana dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkarakter Pancasila untuk kemajuan daerah dan nasional. Upacara ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk meneguhkan komitmen.

Kontribusi Undana untuk Indonesia Emas 2045
Momen peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi harapan agar setiap individu di Undana menjadikan Pancasila sebagai nilai dasar yang hidup. Pancasila harus menjadi landasan dalam setiap inovasi, pengabdian, dan pengambilan keputusan di lingkungan akademik. Dengan demikian, setiap program dan jejak langkah Undana akan senantiasa mencerminkan semangat kebangsaan yang kokoh, memberikan kontribusi berarti bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Indonesia secara keseluruhan.

Peringatan ini menunjukkan bahwa Undana tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berkomitmen penuh dalam membentuk karakter mahasiswa yang berlandaskan Pancasila. Ini adalah upaya nyata dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas moral tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan. Dengan demikian, Undana berkontribusi langsung pada pencapaian visi Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan pemerintah.

Pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjaga ideologi Pancasila menjadi semakin relevan di tengah arus informasi global yang deras. Undana, melalui komitmen ini, bertekad menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila sebagai benteng ideologi bangsa, mencetak pemimpin masa depan yang berlandaskan nilai-nilai luhur. (Audc)

Comments are closed.
Arsip