KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil langkah strategis dalam upaya pendirian Program Studi Profesi Psikolog. Senin (29/9/2025), Undana dan Yayasan Citra Bina Insan Mandiri (CBIM) melangsungkan pertemuan teknis di Gedung Universitas Citra Bangsa untuk merumuskan secara rinci arah kolaborasi tersebut.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pembelajaran akademik dan pengalaman praktik di dunia nyata. Yayasan CBIM diproyeksikan menjadi laboratorium praktik lapangan bagi calon psikolog Undana, sementara Undana bertanggung jawab penuh atas aspek akademik, kurikulum, dan pembimbingan.
Rombongan Undana, yang dipimpin oleh Subkoordinator Humas Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS), Ollien Manggol, S.KM., M.PA, diterima langsung oleh Ketua Dewan Pengurus Yayasan CBIM, Ir. Benny Ndoenboy.

Ir. Benny Ndoenboy menyambut baik kolaborasi ini, menekankan bahwa perbedaan latar belakang institusi justru akan menjadi kekuatan. “Kita sama-sama membangun pendidikan. Waktu dan pengalaman kita mungkin berbeda, tetapi justru perbedaan itu menjadi kekuatan tersendiri dalam memperkuat dunia pendidikan,” tuturnya.
Sebagai ruang praktik, seluruh jenjang pendidikan yang berada di bawah Yayasan CBIM—mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi—akan menjadi target layanan. Dengan skema ini, mahasiswa profesi psikolog Undana berkesempatan berinteraksi langsung dengan peserta didik di berbagai tingkatan.

Ketua Tim Task Force Prodi Profesi Psikolog Undana, Rizky Pradita Manafe, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa ruang lingkup layanan yang akan diberikan sangat beragam, mencakup pendampingan kesiapan belajar, penanganan kesulitan belajar, hingga bimbingan karier.
“Beberapa alumni telah bergabung di UCB. Semoga melalui kerja sama ini, hubungan yang terjalin semakin kuat dan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi berikutnya,” harap Rizky Pradita, menekankan pentingnya kesinambungan kemitraan.
Subkoordinator Humas BPKS Undana, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi baru ini. “Senang sekali Undana bisa kembali menambah satu mitra baru yang sejalan dengan semangat pengembangan pendidikan, terutama dalam bidang psikologi,” ungkapnya.

Dengan disepakatinya rencana kerja sama ini, Undana dan Yayasan CBIM kini bersiap melangkah ke tahap berikutnya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan Implementation Agreement (IA), yang tinggal menunggu penjadwalan resmi.
Penandatanganan dokumen ini akan menjadi tonggak penting dalam mempertegas komitmen kedua belah pihak untuk menghadirkan Program Studi Profesi Psikolog Undana sekaligus memperluas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat ke depan. (Audc)
