(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Sinergi Mapala Undana dengan Lintas Komunitas Selamatkan Terumbu Karang Kupang

Kupang – Memperingati Hari Laut Sedunia dengan tema inspiratif “Karang Pulih, Laut Berseri,” lebih dari 50 peserta dari berbagai institusi dan 68 adopter karang berkumpul di perairan Desa Bolok, Kecamatan Bolok, Kabupaten Kupang, pada 7 Juni 2025. Bersama-sama, mereka menggelar aksi transplantasi terumbu karang, bertempat di Gedung Fishing Gear Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang. Mapala Undana tampil sebagai salah satu pilar utama yang menunjukkan komitmen tinggi dalam upaya pemulihan ekosistem laut yang vital ini.

Kegiatan monumental ini diprakarsai dan dipimpin langsung oleh Jhon Septin Mourisdo Siregar, Ketua Languan Diving Club Kupang, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab utama. Siregar menekankan pentingnya kolaborasi, “Mari kita jaga kelestarian alam laut kita, agar alam juga terus menjaga kita”, ujarnya mantap. Pesan ini menggema selaras dengan semangat pelestarian lingkungan yang mendasari seluruh inisiatif, di mana keterlibatan aktif berbagai pihak, termasuk mahasiswa, menjadi kunci.

Di antara 68 adopter karang dan perwakilan dari instansi ternama, Mapala Undana menempatkan diri sebagai salah satu peserta dan adopter karang yang paling antusias. Anggota Mapala Undana terlibat langsung dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari persiapan hingga penanaman fragmen karang di dasar laut. Kehadiran mereka bersama Civitas Akademika Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Kupang, Pertamina IT Tenau, Lantamal VII Kupang, Polairud Polda Nusa Tenggara Timur, Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, SMK Maritim Nusantara, serta perwakilan dari CV. Rimbun Sejahtera Perkasa dan CV. Tiga Dara Mandiri, menunjukkan sinergi lintas sektor yang kuat.

Keterlibatan Mapala Undana semakin dipertegas dengan peran Rifka Liling Palinggi, M.Si, seorang Dosen Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana sekaligus Pembina Mapala Undana, yang menjadi salah satu pemateri kunci. Ia memotivasi para peserta dengan menegaskan dampak positif dari setiap upaya kecil. “Sekecil apapun tindakanmu, bisa jadi besar bagi terumbu karang. Laut yang sehat dimulai dari terumbu karang yang lestari,” ujarnya, menyoroti pentingnya peran setiap individu, termasuk mahasiswa.

Lokasi transplantasi karang yang spesifik di lingkungan Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang dipilih bukan tanpa alasan. Kondisi perairan yang mendukung untuk upaya pemulihan terumbu karang di sana menjadi ideal, sekaligus strategis untuk edukasi dan penelitian lebih lanjut oleh institusi pendidikan kelautan setempat. Bagi Mapala Undana, lokasi ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung yang berharga.

Mapala Undana: Motor Penggerak Konservasi Karang Berkelanjutan

Beberapa alasan mendesak mendasari pelaksanaan kegiatan ini. Selain untuk memeriahkan Hari Laut Sedunia, inisiatif ini juga didorong oleh komitmen untuk mendukung program kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Mapala Undana, sebagai organisasi kemahasiswaan yang fokus pada alam, secara aktif mendukung tujuan ini, baik dalam memberikan edukasi mengenai signifikansi ekosistem terumbu karang maupun dalam melatih para pemangku kepentingan terkait dalam teknik transplantasi karang yang benar.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta laut yang lebih dalam di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Mapala Undana berperan sentral dalam menyebarkan semangat ini, memperkuat jalinan kerja sama antarberbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut. Semangat gotong royong yang mereka bawa menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya bahari NTT.

Komitmen kuat Mapala Undana sebagai adopter dan mitra tidak berhenti pada penanaman fragmen karang saja. Para anggota mereka secara aktif terlibat dalam pemantauan pertumbuhan karang pasca-transplantasi, perawatan rangka transplantasi, serta mengedukasi masyarakat dan mahasiswa tentang pentingnya pelestarian terumbu karang. Partisipasi proaktif mereka menandai peran penting generasi muda dalam upaya konservasi maritim.

Dampak yang diharapkan dari kegiatan transplantasi karang ini sangatlah besar dan meluas. Dengan partisipasi aktif dari Mapala Undana dan pihak lainnya, diharapkan akan terjadi pemulihan signifikan dan peningkatan tutupan terumbu karang. Ini pada gilirannya akan menjaga keanekaragaman hayati laut dan memastikan terumbu karang yang sehat akan menjadi habitat vital bagi ikan dan berbagai biota laut lainnya, mendukung keseimbangan ekosistem.

Selain itu, kontribusi aktif dari kelompok seperti Mapala Undana juga membantu memastikan terumbu karang yang lestari akan berperan krusial dalam melindungi garis pantai dari abrasi, sebuah isu penting di wilayah pesisir. Secara ekonomi, pemulihan terumbu karang yang melibatkan partisipasi aktif pemuda ini diharapkan akan mendukung keberlanjutan sektor perikanan dan pariwisata bahari, membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.

Sebagai adopter, Mapala Undana mengemban peran berkelanjutan yang vital. Mereka tidak hanya menanam fragmen karang, tetapi juga secara rutin memantau pertumbuhan dan kesehatan karang yang telah ditransplantasikan. Perawatan dan perbaikan rangka transplantasi juga menjadi bagian dari tanggung jawab mereka, memastikan keberhasilan jangka panjang dan kelestarian ekosistem.

Pesan utama dari tema “Karang Pulih, Laut Berseri” yang diusung dalam konteks Hari Laut Sedunia ini semakin kuat dengan keterlibatan Mapala Undana. Ini menunjukkan urgensi pemulihan ekosistem terumbu karang demi mewujudkan laut yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Tema ini secara kuat menyerukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk peran krusial generasi muda melalui Mapala Undana, dalam menjaga laut agar tetap bersih, indah, dan bermanfaat bagi generasi mendatang, selaras dengan semangat Hari Laut Sedunia untuk melestarikan dan mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan demi kepentingan bersama umat manusia. (Ing)

Comments are closed.
Arsip