KUPANG – Gerakan Pramuka Gugus Depan Racana I.H Doko Ine Pare 025-026 Universitas Nusa Cendana (Undana) sukses menyelenggarakan Musyawarah Gugus Depan (Mugus) dan Dewan Racana (Dera) pada 15–16 November 2025 di Gedung Kwarda NTT. Forum ini dihadiri oleh seluruh anggota aktif dan menjadi tonggak penting untuk menghasilkan penerimaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya, menetapkan program kerja strategis, dan merumuskan arah kebijakan serta kepengurusan baru untuk periode 2026–2027.
Kegiatan krusial ini dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan dan Dr. Drs. Blajan Kondradus, M.A. selaku Ketua Gugus Depan Racana Undana periode sebelumnya.


Adapun Ketua Panitia Pelaksana Mugus/Dera 2025, Aisah (Mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi/FISIP/Semester 7), menjelaskan bahwa Mugus/Dera ini telah menetapkan struktur kepengurusan baru yang akan memimpin konsolidasi Gerakan Pramuka di Undana. Berhasil terpilih masing-masing, Ketua Gugus Depan: Paulina Maria Yovita Kosat, S.Pd., M.Hum. (Dosen Bahasa Indonesia, FKIP), Ketua Dewan Racana: Simon Loubato (Mahasiswa FST/Prodi Matematika/Semester 5) dan Wakil Dewan Racana: Sania Nuban (Mahasiswa FST/Prodi Matematika/Semester 5)
Program Unggulan: Racana Mengajar hingga Kuliah Lapangan
Untuk periode 2026–2027, Dewan Racana mengesahkan sejumlah program kerja inovatif yang berorientasi pada dampak sosial, lingkungan, dan pengembangan karakter di luar kampus. Yang pertama adalah kegiatan Racana Mengajar: Program ini berfokus pada perhatian terhadap literasi di NTT, mengajak anggota Racana untuk mengedukasi anak muda dan anak-anak mengenai literasi, numerasi, kesehatan lingkungan, dan karakter.


Kegiatan berikutnya adalah Ecopam: Merupakan kemah tematik yang berfokus pada kawasan konservasi di Kupang, mencakup penanaman pohon, pembersihan pantai, workshop pengelolaan sampah, dan diskusi perubahan iklim. Program ini bertujuan “memulai dari dalam Undana dan keluar untuk memberitakan kepada masyarakat bahwa Racana Undana ada untuk NTT.”
Kegiatan lainnya yaitu Kuliah Lapangan Kepramukaan: Program unggulan ini dirancang untuk melatih anggota dalam situasi terbatas, termasuk menelusuri jalur budaya, survival dasar, dan melakukan dokumentasi etnografi sederhana tentang budaya lokal (catatan, foto, video, wawancara singkat).
Selain itu, Racana juga akan mengadakan Pelatihan Keterampilan Hidup (literasi digital, fotografi/videografi, management event, leadership, dan Public Speaking) serta Festival Budaya dan Kreativitas Lokal untuk melatih profesionalisme anggota.
Penguatan Internal dan Pembinaan
Fokus program jangka pendek dan menengah diarahkan untuk penguatan internal keanggotaan dan administrasi, meliputi Diklat Racana: Program wajib yang bertujuan untuk pengenalan nilai, identitas, dan budaya Racana, memahami sejarah, visi misi, tata organisasi, serta melatih tata kelola administrasi Racana yang lebih baik, serta Peningkatan Pembina (KMD) sebagai program jangka menengah, yang mengikutsertakan anggota dalam kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) agar Racana Undana memiliki lebih banyak Pembina yang terlatih.

Secara keseluruhan, kegiatan Mugus dan Dera ini bertujuan untuk koordinasi, konsolidasi, serta komitmen seluruh anggota agar dapat menjalankan kegiatan Pramuka Racana Undana secara lebih teratur dan berkelanjutan di masa depan. (Ing)
