(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Pimpin IAPA 2025-2028: Kongres di Undana Kukuhkan Prof. Khairul Muluk, Tekankan Kolegalitas dan Peran Publikasi Riset

KUPANG – Rangkaian kegiatan Indonesian Association for Public Administration (IAPA) International Conference and Congress 2025 di Universitas Nusa Cendana (Undana) berlanjut dengan pelaksanaan Kongres IAPA pada Selasa (28/10/2025). Forum konsolidasi yang diikuti oleh 104 peserta dari berbagai institusi, termasuk 18 Dewan Pengurus Daerah (DPD IAPA) dari seluruh Indonesia, ini menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi kinerja dan menentukan arah organisasi ke depan.

Kongres dipimpin oleh Dr. Rd. Achmad Buchari, M.Si., dan diisi dengan tiga sidang pleno. Pleno kedua berfokus pada penyampaian laporan pertanggungjawaban Dewan Pengurus Pusat (DPP IAPA) periode 2022–2025 oleh Ketua lama, Prof. Dr. Agus Pramusinto, MDA.

Prof. Agus menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan di tengah dinamika organisasi yang didukung kemajuan teknologi.

“Untuk ke depan saya ingin bahwa apa yang kita bangun sekarang harus kita jaga dan buat semakin maju. Dengan kemajuan teknologi, kolaborasi dan komunikasi bisa terus kita lakukan tanpa kehadiran secara spesifik,” ujarnya.

Prof. Muluk Pimpin DPP IAPA Periode Baru

Puncak kegiatan kongres terjadi pada sidang pleno ketiga, yaitu pengesahan Ketua Umum DPP IAPA Pusat Periode 2025-2028 terpilih, Prof. Dr. M. R. Khairul Muluk, M.Si., yang disepakati melalui musyawarah mufakat.

Dalam pidatonya, Prof. Muluk menyebut bahwa kepemimpinan baru ini merupakan hasil dari proses kolektif dan ia berjanji untuk memperkuat nilai-nilai dasar organisasi.

“Ingat bahwa nilai yang selalu kita perjuangkan yaitu kolegalitas atau kebersamaan. Kita juga perlu mengingat bahwa semakin besar sesuatu maka tantangannya juga akan semakin besar, tapi mari kita bersama terus membesarkan IAPA,” tegasnya.

Selain itu, Prof. Muluk berkomitmen untuk memperkuat dan memperluas peran lembaga publikasi di bawah IAPA sebagai sarana peningkatan kualitas riset dan diseminasi ilmu administrasi publik di Indonesia.

Mewakili Undana selaku tuan rumah, Dekan FISIP, Dr. Drs. William Djani, M.Si., menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi peserta.

“Sebagai tuan rumah, kami optimis karena seluruh peserta hadir dalam konferensi ini. Awalnya kami sempat khawatir karena kebijakan efisiensi, tapi ternyata kehadiran mencapai 100 persen,” ungkapnya.

Penyelenggaraan Kongres IAPA di Undana ini tidak hanya mempertegas arah baru kepemimpinan organisasi, tetapi juga menegaskan peran Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu administrasi publik di Tanah Air, mendorong pemerataan aktivitas ilmiah di kawasan Indonesia Timur. (Audc)

Comments are closed.
Arsip