(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

(0380) 881580

info@undana.ac.id

Jl. Adisucipto, Penfui

Kupang, NTT 85001

07:30 - 16:00

Senin s.d Jumat

Bukan Sekadar Politisi: Kuliah Umum Undana Kupas Tuntas Prospek Karir Lulusan Ilmu Politik, Kunci Sukses Ada pada Critical Thinking

KUPANG – Pertanyaan mengenai prospek karir dan rasa cemas akan salah jurusan sering menghantui mahasiswa di era disrupsi. Menjawab keresahan ini, Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Mahasiswa Ilmu Politik Lulus Mau Jadi Apa?” di Aula Kompol FISIP Undana pada Rabu (22/10/2025).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dengan latar belakang interdisipliner: Joseph Victor, M.A.I.R., Dosen Ilmu Politik FISIP Undana, dan Rena S. H. Sitanggang, M.M., Dosen Administrasi Bisnis FEB Undana yang juga seorang profesional di bidang SDM. Keduanya berbagi pandangan bahwa peluang karir lulusan Ilmu Politik sangat beragam, jauh melampaui pekerjaan politik tradisional.

Dari Teori ke Aksi: Skripsi Wajib Berdampak

Joseph Victor, M.A.I.R., dalam paparannya, menekankan pentingnya pola pikir kritis (critical thinking) sebagai skill utama yang diperoleh mahasiswa Ilmu Politik. Kemampuan ini memaksa mahasiswa untuk memetakan keabstrakan masalah sosial dan menemukan solusi yang sistematis.

“Di tingkat mahasiswa, hasil critical thinking ini hanya berhenti pada selesainya skripsi. Tetapi, kalau kalian mau lebih bermanfaat, skripsi kalian harus berdampak!” tegas Joseph, sambil mencontohkan tesisnya yang berhasil memengaruhi peningkatan kuota beasiswa.

Ia berharap mahasiswa dapat menerapkan cara berpikir kritis untuk menghasilkan karya tulis ilmiah yang berguna bagi NTT dan Undana, sehingga skripsi mereka “bukan berakhir sebagai seonggok kertas.”

Kiat Praktis HRD: Kuasai PPT, CV, dan Bahasa Diplomatik

Sementara itu, Rena S. H. Sitanggang, M.M., membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis untuk memasuki dunia kerja. Sebagai seorang profesional dan HR, ia memberikan kiat presentasi PowerPoint yang efektif, teknik pembuatan CV yang benar, dan tips sukses wawancara.

Rena menekankan bahwa dalam penulisan CV, kecepatan verifikasi oleh HRD sangat terbatas.

“HRD hanya mempunyai waktu enam detik untuk memeriksa CV kalian, jadi pastikan CV yang dimasukkan saat melamar pekerjaan cukup mewakili kemampuan kalian,” tukasnya.

Ia juga menyoroti beragam prospek karir yang dapat diisi oleh lulusan Ilmu Politik, seperti analis kebijakan, public affair, corporate social responsibility (CSR), HRD/Legal, dan konsultan politik, yang semuanya membutuhkan kemampuan teknis seperti penguasaan Excel dan SPSS.

Saat wawancara, ia menyarankan agar calon kandidat berpakaian rapi, menggunakan bahasa yang diplomatis, dan menunjukkan ketertarikan dengan mengajukan satu pertanyaan kepada pewawancara, baik itu mengenai budaya kerja atau jenjang karir.

Melalui Kuliah Umum ini, Himapol FISIP Undana berhasil meyakinkan mahasiswa bahwa bekal akademik dan keterampilan praktis adalah kunci untuk menjadi lulusan yang #UnggulBerdampak di berbagai sektor profesi. (Fnt)

Comments are closed.
Arsip